Apakah boleh diurut setelah jatuh? Berikut informasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Apakah boleh diurut setelah jatuh? Berikut informasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Bolehkah Diurut Setelah Jatuh dari Kamar Mandi?

Rona pertolongan dari cedera jatuh
Raka Lestari • 17 Juli 2019 20:26
Dr. William Chandra, Sp. OT, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi di RS Pondok Indah - Puri Indah menjelaskan cedera akibat jatuh atau yang umum disebut trauma sebaiknya jangan diurut atau dipijat. Alasannya karena pada trauma, terjadi benturan yang mengakibatkan luka pada jaringan, baik pada tulang, otot, ligamen, atau pun tendon.
 
 
 
Jakarta:
Terjatuh dari kamar mandi bisa saja terjadi pada semua orang. Lebih berhati-hati lagi pada mereka yang sudah berusia lanjut. Mereka yang sudah berusia lanjut ini terkadang memiliki penglihatan yang sudah tidak lagi maksimal atau cara berjalan yang salah sehingga bisa menyebabkan mereka rentan terjatuh, terutama dari kamar mandi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dan ketika terjatuh dari kamar mandi, cara pengobatan yang paling sering dilakukan adalah dengan membawanya ke tukang pijat atau tukang urut. Namun apakah hal tersebut boleh dilakukan?
 
Dr. William Chandra, Sp. OT, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi di RS Pondok Indah - Puri Indah menjelaskan, "Cedera akibat jatuh atau yang umum disebut trauma sebaiknya jangan diurut atau dipijat," jelas dr. William.
 
Ini lanjut dr. William karena pada trauma, terjadi benturan yang mengakibatkan luka pada jaringan, baik pada tulang, otot, ligamen, atau pun tendon.
 
Bolehkah Diurut Setelah Jatuh dari Kamar Mandi?
(Dr. William Chandra, Sp. OT, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi di RS Pondok Indah - Puri Indah menjelaskan, "Cedera akibat jatuh atau yang umum disebut trauma sebaiknya jangan diurut atau dipijat." Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
 
Menurutnya penekanan berlebihan dengan cara melakukan urut atau pijat pada jaringan tersebut akan menambah luka yang justru dapat memperberat cedera dan menunda proses penyembuhan alami tubuh.
 
Ia juga menambahkan bahwa melakukan metode urut atau pijat sebenarnya lebih diindikasikan bagi orang-orang yang mengalami keletihan pada otot seperti para atlet, atau orang-orang yang bekerja dengan menggunakan kekuatan ototnya.
 
"Apabila penyebabnya adalah cedera atau jatuh maka sebaiknya tidak diurut di lokasi mana pun pada tubuh," tukas dr. William kepada tim Medcom.id.

Atasi jatuh dengan metode RICE

Ia menyarankan ketika seseorang terjatuh baik itu di kamar mandi atau di mana pun dapat melakukan cara sederhana yaitu RICE (Rest, Ice, Compression, dan Elevation).
 
1. Rest adalah mengistirahatkan atau imobilisasi pada bagian tubuh yang cedera.
2. Ice adalah memberi kompres dengan es atau air dingin di tempat terjadinya memar. 3. Compression adalah melakukan pembebatan pada bagian tubuh yang cedera.
4. Sedangkan Elevation adalah meninggikan bagian tubuh yang memar setinggi dua atau tiga bantal ditumpuk.
 
"Sebaiknya segera periksakan kondisi Anda ke dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi apabila Anda menderita cedera, karena umumnya cedera dapat ditangani secara konservatif," tutup dr. William.  
 
Jika Anda atau anggota keluarga mengalami hal ini ada baiknya segera periksakan dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi di Rumah Sakit Pondok Indah - Puri Indah, Siloam Hospitals Kebon Jeruk, atau Rumah Sakit St. Carolus. Atau bawa segera ke pusat layanan kesehatan di dekat rumah Anda.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif