Ilustrasi--pexels
Ilustrasi--pexels

Diet Ekstrem OMAD: Tidak Makan selama 23 Jam

Rona diet
Anda Nurlaila • 31 Oktober 2019 07:18
Jakarta: Tren dalam penurunan berat badan yang sedang populer saat ini adalah puasa intermiten. Diet ini membatasi asupan makanan dalam sehari namun terbilang wajar. 
 
Puasa intermiten yaitu membatasi asupan makanan hingga 16 jam kemudian mengonsumsi makanan selama 8 jam. Sebuah strategi penurunan berat badan terbaru mengenalkan rencana makan ekstrem yakni asupan makanan sekali dalam sehari atau dikenal dengan OMAD, One Meal One Day. 
 
Saat berdiet OMAD, seseorang tidak makan selama 23 jam berturut-turut kemudian makan dalam 60 menit. Diet ini populer dan diklaim sebagai metode penurunan berat badan yang ampuh. Selain itu OMAD disebut mampu mengobati penyakit kronis dan masalah kesehatan lainn

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Metode Diet OMAD
 
Seperti banyak diet lainnya, OMAD memiliki sejumlah aturan. Sebagai permulaan, satu kali waktu makan Anda harus dalam empat jam yang sama setiap hari, sehingga jadwal makan konsisten. Minum diperbolehkan selama 23 jam puasa, tapi wajib minuman bebas kalori seperti kopi hitam atau air.
 
Ahli diet olahraga dan penulis Healthy Instant Pot Cookbook Angelo White menjelaskan, Anda juga makan satu kali dalam piring standar dan makan dalam porsi biasa. Tinggi makanan tidak lebih dari tiga inci dari piring. "Selain itu, pelaku diet dapat makan apa pun yang mereka suka," kata White.
 
Hal ini adalah keuntungan diet OMAD. Karena tidak perlu mempertimbangkan kalori atau khawatir pada nutrisi makanan, selama Anda hanya makan satu kali. Ahli gizi dan penulis The No-Brainer Nutrition Guide For Every Runner Natalie Rizzo,  menyebut diet ini cocok bagi mereka yang tidak suka melacak kalori dalam makanan.
 
Dapatkah OMAD menurunkan berat badan?
 
Diet ini adalah tingkatan paling ekstrem puasa intermiten. Tetapi Rizzo mencatat bahwa ada beberapa penelitian positif seputar puasa secara umum, yaitu membantu menurunkan berat badan serta membantu mencegah penyakit kronis. "Penelitian lain menunjukkan bahwa puasa intermiten membantu mengatur kadar glukosa darah, yang dapat menjadi terapi bagi mereka yang menderita diabetes," katanya.
 
Namun kelemahan OMAD adalah diet ini akan berumur pendek. "Karena tidak makan selama 23 jam dapat menyebabkan kelaparan serius, kurang energi, kelelahan, dan mengidam makan yang tak terkendali," kata Rizzo kepada Health.
 
Karena kelaparan, Anda akan cenderung memilih makanan tidak sehat seperti kentang goreng berminyak atau burger dengan keju dan daging berlemak. Meski dibolehkan, asupan lemak dan makanan bernutrisi rendah membuat Anda mengonsumsi lebih banyak kalori. Belum lagi ketidaknyamanan perut dan perubahan suasana hati akibat makanan cepat saji.
 
"Mereka yang menahan diri tidak makan selama 23 jam cenderung kehilangan kendali saat makan dan berlebihan saat makan. Ini dapat mengarah pada memilih pilihan tidak sehat dan makan jauh lebih banyak daripada yang seharusnya dalam sekali makan, ”kata Rizzo.
 
Kelemahan lainnya tubuh sulit mendapat nutrisi yang diperlukan. 
Setiap defisit kalori kemungkinan akan memicu kerusakan otot, karena tubuh beralih ke pembakaran otot untuk energi. Jika Anda seorang atlet atau berusaha membangun kekuatan, diet OMAD dapat menjadi bumerang.
 
Solusi bagi yang melakukan diet OMAD, kata White, jangan mengidamkan makanan apapun. "Secara pribadi, saya akan menyarankan makan seimbang dengan karbohidrat sehat, protein, dan lemak sehat." Selain itu variasi dalam makanan sangat penting sehingga tubuh tidak kehilangan nutrisi.
 
Kedua ahli gizi, Rizzo dan White setuju diet OMAD bukan diet yang sehat. “Saya tidak akan merekomendasikan diet yang terlalu ketat dan dapat menyebabkan Anda makan tidak sehat setelah kelaparan sepanjang hari." Rizzo menyarankan untuk mencoba puasa intermiten yakni tidak makan selama 16 jam dan makan dalam 8 jam. "Meski tidak dapat dilakukan untuk semua orang, puasa intermiten lebih seimbang," katanya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif