Biasanya vegetarian pasti tidak seimbang gizinya, karena dia tidak ada protein hewani. (Ilustrasi/Pexels)
Biasanya vegetarian pasti tidak seimbang gizinya, karena dia tidak ada protein hewani. (Ilustrasi/Pexels)

Vegetarian Bukan Gizi Seimbang

Rona gizi
Sunnaholomi Halakrispen • 04 Februari 2020 16:07
Jakarta: Rutin mengonsumsi sayuran setiap hari memang baik untuk kesehatan. Namun, bagaimana gizi dalam pola makan vegetarian atau vege yang merupakan konsumsi makanan dengan protein nabati, bahkan tanpa protein hewani sedikitpun?
 
"Biasanya vegetarian pasti tidak seimbang gizinya, karena dia tidak ada protein hewani. Memang ada protein, tapi kan jenis proteinnya beda dan biasanya terutama vitamin B12 ya," ujar dr. Diana Suganda, Sp.GK di Seribu Rasa Senopati, Jakarta Selatan.
 
Ahli Gizi itu menjelaskan bahwa vitamin B12 hanya terdapat dalam makanan dengan sumber protein hewani dan tidak ada di sumber nabati. Sedangkan, vitamin B12 dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi biasanya orang-orang yang vegan murni atau 100 persen (tidak mengonsumsi telur, susu, ikan, dan protein hewani lainnya), berarti enggak ada yang lain itu biasanya anemia karena enggak dapat sumber B12," tuturnya.
 
Ia menekankan, pola makan vegetarian murni tidak lebih sehat. Sebab, jumlah protein yang didapatkan dari sumber makanan yang dikonsumsi, tidak bisa memenuhi kebutuhan tubuh. 
 
Begitu juga terkait sumber vitamin lainnya. Meskipun, telah mengonsumsi suplemen makanan sebagai pengganti vitamin B12 dan penambah vitamim yang kurang dari bahan makanan alami versi vegetarian. Suplemen makanan sendiri, kata dr. Diana, tidak bisa menggantikan protein hewani.
 
"Tidak lebih sehat. Kalau dapat jumlah proteinnya sama, oke. Tapi percaya, sumber protein nabati, itu kandungan proteinnya lebih kecil dari hewani," ucapnya.
 
Sebab, berdasarkan takaran gizi seimbang, perhitungan satu gram protein disesuaikan dengan per kilogram berat badan manusia. dr. Diana mencontohkan, jika berat badan 60 kilogram maka kebutuhan proteinnya harus 60 gram per hari.
 
"Contohnya daging, satu potong daging itu 100 gram itu proteinnya 20 gram, sudah mencakup sepertiga kebutuhan kita. Tapi kita ganti sama tahu misalnya, karena enggak makan daging. Tahu cina satu porsi itu paling lima gram proteinnya," paparnya.
 
Maka demikian, untuk mendapatkan 20 gram protein yang sama dengan mengonsumsi daging, harus mengambil empat kali lipat porsi tahu tersebut. "Jadi kalau enggak ada tambahan, biasanya kebutuhan protein untuk vegan itu enggak sampai dapatnya," pungkasnya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif