Ilustrasi-Dok MI
Ilustrasi-Dok MI

Tips Lansia agar Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19

Rona pandemi covid-19
Raka Lestari • 01 Juni 2020 14:49
Jakarta: Covid-19 saat ini tengah menjadi pandemi dan dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia maupun jenis kelamin. Namun, covid-19 diketahui lebih berisiko menyerang orang-orang dengan kondisi medis tertentu dan kelompok usia rentan, salah satunya lansia.
 
Menurut Undang-Undang No.13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia, Lansia adalah orang yang telah berusia 60 tahun ke atas. Sedangkan WHO menggolongkan lanjut usia menjadi empat, yaitu usia pertengahan (middle age) 45 – 59 tahun, lanjut usia (elderly) 60 – 74 tahun, lanjut usia tua (old) 75 – 90 tahun, dan usia sangat tua (very old) diatas 90 tahun.
 
Menurut dr. Tresia Fransiska U. Tambunan, Sp.KFR, dokter spesialis rehabilitasi medik yang bertugas di poliklinik rehabilitasi medik RSUI menyarankan, agar lansia melakukan aktivitas fisik. Sebab itu merupakan langkah tepat bagi lansia di masa pandemi saat ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Mulai dari manfaat berolahraga bagi lansia, prinsip olahraga yang aman bagi lansia, hal-hal yang harus diperhatikan bagi para lansia sebelum berolahraga, serta beberapa contoh jenis olahraga yang dapat dilakukan lansia di rumah selama pandemi covid-19,” ujar dr. Tresia dalam seminar virtual dengan tema Lansia Sehat di Saat Pandemi Covid-19, yang dilakukan oleh RSUI.
 
Menurutnya, beberapa olahraga yang bisa dilakukan oleh lansia di antaranya adalah aerobik, latihan menguatkan otot, latihan fleksibilitas, dan latihan keseimbangan.
 
“Olahraga aerobik membantu menurunkan tekanan darah, kolestrol jahat, dan menjaga kesehatan jantung. Contoh olahraga aerobik adalah berenang dan bersepeda,” katanya.
 
“Latihan menguatkan otot diperlukan untuk memperkuat dan menyokong otot dan jaringan ikat. Contohnya adalah berdiri dari kursi, ditahan beberapa detik, dan dilakukan berulang,” ujar dr. Tresia.
 
Latihan fleksibilitas, menurut dr. Tresia, akan membantu mempertahankan gerak otot dan sendi. Sedangkan untuk latihan keseimbangan bisa dilakukan tiga hari dalam seminggu yaitu dengan berjalan kaki.
 
Akan tetapi, dalam melakukan olahraga sebaiknya lansia juga melakukan beberapa perhatian. Seperti punya riwayat penyakit sendi.
 
“Hati-hati bagi yang memiliki penyakit sendi, jantung, paru, darah tinggi, penyakit gula, dyslipidemia, dan usia lanjut maka dosis olahraga berbeda dan harus disesuaikan dengan penyakit penyerta tersebut,” ujar dr. Tresia.
 
“Beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan olahraga di antaranya adalah gunakan pakaian yang menyerap keringat, jaga jarak dengan orang lain, dan gunakan masker saat melakukan olahraga di halaman rumah,” tutup dr. Tresia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(FIR)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif