5 Penyebab Sensasi Panas di Tubuh Selain Menopause (Foto: shutterstock)
5 Penyebab Sensasi Panas di Tubuh Selain Menopause (Foto: shutterstock)

5 Penyebab Sensasi Panas di Tubuh Selain Menopause

Rona menopause
Torie Natalova • 15 Desember 2018 11:16
Jakarta: Sensasi panas atau yang dikenal dengan istilah hot flashes wajar terjadi pada wanita yang mulai mengalami gejala menopause. Rasa panas ini biasanya terjadi di daerah sekitar wajah, leher dan dada yang bisa membuat rasa tidak nyaman.
 
Meski seringkali terjadi pada wanita menjelang atau saat menopause, hot flashes ini bisa menyerang wanita dan juga pria di usia berapapun, dengan alasan yang berbeda-beda.
 
Berikut ini adalah beberapa alasan atau penyebab hot flashes dan cara mengatasinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Menopause
Selama menopause, ovarium Anda berhenti melepaskan telur dan tingkat estrogen serta progesteron menurun. Kedua hormon inilah yang mempengaruhi tubuh Anda untuk mengatur suhu tubuh. Salah satu cara mengatasinya adalah menggunakan obat-obatan untuk mengatur kadar hormon Anda.
 
2. Pengobatan kanker payudara
Sensasi panas bisa dirasakan oleh penderita kanker payudara sebagai efek samping pengobatan. Radiaso dan kemoterapi dapat menyebabkan menopause dini pada wanita muda. Untuk menguranginya, batasi makan makanan pedas dan minuman panas serta mandi air hangat.
 
3. Obat dengan resep dokter
Hot flashes bisa terjadi karena efek samping banyak obat-obatan dari resep dokter. Opioid, antidepresan, dan beberapa obat osteoporosis bisa memicu sensasi panas.
 
4. Kelebihan berat badan
Lemak tubuh dapat mengacaukan sistem metabolisme yang memicu hot flashes serta berkaitan erat dengan obesitas dan beberapa kanker. Diet dan olahraga adalah cara untuk menurunkan berat badan terbaik.
 
5. Alergi atau sensitif terhadap makanan tertentu
Saat makan makanan yang sangat pedas, Anda mungkin akan merasakan sensasi panas di bibir hingga perut. Tapi, jika Anda alergi atau sensitif terhadap makanan yang tidak Anda ketahui sebelumnya, sensasi panas dapat Anda rasakan. Kafein atau alkohol biasanya dapat memicu alergi atau intoleransi.
 
6. Kecemasan
Para ahli kesehatan mental cenderung menggunakan istilah kecemasan untuk merujuk pada sisi fisik emosi seperti stres, ketakutan atau khawatir. Jantung berdetak kencang atau gelisah adalah dua gejala yang kecemasan yang juga bisa memicu rasa tidak nyaman seperti sensasi panas di dada.
 

 
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif