Organ yang bernama mesentarium tersebut menghubungkan usus dan perut. (Foto: Thehealthsite)
Organ yang bernama mesentarium tersebut menghubungkan usus dan perut. (Foto: Thehealthsite)

Terdapat Organ Tubuh Baru di Dalam Tubuh?

Rona kesehatan pencernaan
Sri Yanti Nainggolan • 09 Januari 2017 10:00
medcom.id, Jakarta: Para peneliti dari Irlandia mengidentifikasikan sebuah organ manusia baru yang sudah eksis dalam sistem pencernaan selama ratusan tahun. 
 
Organ yang bernama mesentarium tersebut menghubungkan usus dan perut. Selama ratusan tahun organ tersebut telah dipertimbangkan sebagai struktur terfregmentasi yang terdiri dari beberapa bagian terpisah. 
 
Namun, penelitian yang dipimpin oleh J Calvin Coffey dari University of Limerick, Irlandia mendeskripsikan mesentarium sebagai sebuah struktur tak terpisah, "Dan menjadikannya sebagai bukti organ tubuh dalam," sebut makalah yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Gastroenterologi dan Hepatologi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mesenterium adalah lipatan peritoneum yang melekat lambung, usus kecil, pankreas, limpa, dan organ lainnya ke dinding belakang abdomen.
 
(Baca juga: 5 Masalah yang Paling Sering Terjadi Pada Perut Anda)
 
Pada awal penelitian, para peneliti menemukan bahwa mesenterium, yang menghubungkan usus dalam tubuh, adalah organ yang berkelanjutan. 
 
"Sampai itu dikategorikan sebagai bagian yang terpisah, saat ini, terdapat kekosongan di bagian tubuh manapun dan struktur yang sangat kompleks. Deskripsi anatomi yang telah ada lebih dari seratus tahun yang lalu ternyata tak benar. Organ ini jauh dari terfragmentasi dan kompleks. Ini hanyalah salah satu struktur terus menerus," jelas Coffey.
 
Pemahaman yang lebih baik dan kajian ilmiah lebih lanjut dari mesenterium dapat mmebuat operasi invasif lebih jarang dilakukan, komplikasi semakin minim, dan proses pemulihan pasien menjadi lebih cepat, dan biaya yang jauh lebih sedikit. 
 
"Jika pendekatan ini seperti organ lainnya, maka kita dapat mengategorikan masalah pada bagian ini sebagai penyakit perut," tukasnya. 
 

 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif