Mengenal Kecerdasan Spasial pada Anak
Salah satu cara yang mungkin baik untuk dilakukan untuk melatih kecerdasan spasial adalah dengan menggambar. (Foto: Lonely Planet/Unsplash.com)
Jakarta: Pernahkah Anda mendengar kata “kecedasan spasial”? Kecerdasan spasial atau kemampuan spasial adalah sebuah kemampuan khusus yang berkaitan dengan gambaran atau imaji visual yang ada di dalam otak kita.

Apakah manfaat serta bagaimana cara mengajarkan kecerdasan spasial bagi si kecil? Berikut penjelasan dari Psikolog Evans Garey.

Mengetahui kecerdasan spasial
Seorang ahli bernama David F. Lohman menjelaskan bahwa kemampuan spasial adalah kemampuan untuk menghasilkan, memelihara, memanggil kembali, dan mengubah imaji visual yang terstruktur dengan baik di otak kita.


Anak dengan kemampuan spasial mungkin sekali tidak tertarik dengan angka dan kata-kata, namun sangat jenius secara mekanikal.

Sebagai perbandingan lihat film Hugo yang disutradari oleh Martin Scorsese. Dalam film tersebut dikisahkan seorang anak bernama Hugo memiliki kemampuan luar biasa dalam memperbaiki sebuah robot yang sudah rusak.

Hugo memiliki kemampuan visualisasi yang luar biasa ketika melihat cara kerja mesin-mesin. 


(Seorang ahli bernama David F. Lohman menjelaskan bahwa kemampuan spasial adalah kemampuan untuk menghasilkan, memelihara, memanggil kembali, dan mengubah imaji visual yang terstruktur dengan baik di otak kita. Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

(Baca juga: Pentingnya Memaksimalkan Otak Anak sebelum Usia 5 Tahun)

"Prinsipnya dari sejak kecil anak memiliki kemampuan secara biologis untuk melakukan persepsi secara visual. Seiring dengan pertumbuhan usia anak, kemampuan anak memvisualisasikan berkembang."

"Jadi, dari sejak usia dini anak sudah mampu untuk belajar spasial. Jangan bingung tentang tempat di mana si kecil bisa diajarkan kecerdasan spasial ya, karena pembelajaran spasial bisa dilakukan di mana saja kok, bahkan di rumah kita sendiri ," ujar Evans.

Menggambar
Salah satu cara yang mungkin baik untuk dilakukan adalah dengan menggambar. Menggambar merupakan suatu bentuk aktivitas di mana anak perlu melakukan visualisasi.

"Anda perlu menstimulasi anak untuk mengembangkan ide-ide dan gagasan kreatif mereka tanpa terlalu membatasi anak," ucap Evans lagi.

Ada baiknya juga Anda tidak mengekang imajinasi sewaktu ia menggambar. Jangan ajarkan hanya dua gunung dan sawah saja. Biarkan ia berekspresi dengan gambarnya.

Jonathan Wai seorang psikolog dari Duke University menceritakan bahwa anak-anak yang mampu melakukan visualisasi bisa jadi merupakan ciri dari seorang inventor atau penemu.

Sebagai contoh, Nikola Tesla merupakan seorang yang menemukan sistem suplai elektrik modern alternating current (AC).

Diceritakan bahwa Tesla memiliki kemampuan untuk memvisualisasikan seluruh mesin yang sedang bekerja di dalam pikirannya dan mampu untuk menguji setiap bagiannya untuk melihat bagian mana yang akan rusak lebih dahulu.

Siapa tahu si kecil suatu hari menjadi salah satu Nikola Tesla yang lain juga kan? Tidak menutup kemungkinan.





(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id