Berikut cara mengatasi kekaosan saat kebutuhan tak terpenuhi. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Berikut cara mengatasi kekaosan saat kebutuhan tak terpenuhi. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Cara Menghindari Kekaosan Saat Kebutuhan Tak Terpenuhi

Rona keluarga psikologi
Kumara Anggita • 03 Februari 2020 12:02
Jakarta: Ketika kebutuhan orang-orang tak terpenuhi, suasana bisa menjadi kacau. Orang akan kesal, bertengkar satu sama lain, dan bahkan rela melakukan apa saja agar mendapatkan hal yang dibutuhkan. 
 
Psikolog Klinis Dewasa, Yulius Steven, M.Psi., Psikolog menyebutkan bahwa hal ini terjadi karena insting manusia untuk bertahan hidup jadi semakin kuat pada momen itu. Manusia pun jadi rela melakukan apa saja demi mempertahankan hidupnya.
 
“Hal ini terjadi karena secara insting manusia sudah begitu. Makanya kalau ada barang yang dinilai sangat penting dan terbatas mereka tidak akan memikirkan orang lain dulu tapi memikirkan diri sendiri. Saat banyak orang punya kecenderungan seperti itu pada akhirnya berebutan jadi kaos (keadaan kacau balau),” ujarnya saat dihubungi Medcom.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Pada dasarnya dari teori evolusioner, kita adalah mahluk hidup yang perlu untuk bertahan hidup. Apa pun yang kita lakukan tujuannya untuk bertahan hidup. Jadi kalau misal barang itu adalah makanan dan jumlahnya langka, otomatis kita berusaha untuk memenuhi kebutuhan kita untuk makan. Tak mungkin kita membiarkan diri kita kelaparan. Kita tidak mungkin merelakan orang lain untuk makan sedangkan kita sudah lapar banget. Kita kalau begitu tidak punya daya untuk bertahan hidup,” ujarnya. 
 
Namun hal ini sesungguhnya bisa diatasi. Berikut cara mengatasi kekaosan saat kebutuhan tak terpenuhi.

1. Melakukan perhitungan dari awal

Hal pertama yang Anda lakukan adalah berpikir sejenak dahulu. Hitunglah seberapa besar kebutuhan Anda terhadap hal tersebut. 
 
“Mengatasinya yaitu dengan perhitungan atau pertimbangan. Kita musti tahu seberapa pentingkah barang itu untuk kita. Apakah penting banget, penting mendesak, atau ya sudah biasa saja,” jelas Yulius. 

2. Lihat seberapa terbatas barang tersebut

Bila Anda sungguh membutuhkannya, Anda kemudian harus melihat seberapa banyak barang itu tersedia. “Setelah itu kita harus mencari tahu, informasi hal itu tersedia seberapa banyak. Apakah sedikit sekali, atau melimpah. Kalau melimpah ya kita bisa lebih santai untuk mendapatkannya,” ungkapnya. 

3. Merencanakan strategi 

Hal yang perlu Anda hindari adalah melakukan tindakan impulsif. Tenangkan diri Anda terlebih dahulu dan lakukan perencanaan. Hal ini bisa mengurangi risiko hal buruk terjadi pada Anda dan membesarkan peluang Anda untuk mendapatkan hal tersebut.
 
“Kalau terbatas kita harus memperhitungkan caranya mengambil barang itu dan kalau rebutan lakukanlah hal-hal seperti datang lebih awal. Ini untuk menghindari perebutan,” ujarnya. 
 
Tak ada yang suka berada dalam situasi kaos. Bila Anda, keluarga, atau orang terdekat Anda harus menghadapinya, setidaknya lakukan tiga hal ini agar tetap aman. Utamakan keselamatan. 
 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif