WISATA
Hati-hati Sayang! Kena Tipu Akun Customer Service Palsu!
Yatin Suleha
Senin 16 Maret 2026 / 18:22
- Menjelang periode mudik dan libur Lebaran yang identik dengan meningkatnya aktivitas perjalanan udara.
- Indonesia AirAsia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan pelanggan maskapai.
- Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya unggahan di media sosial yang mencantumkan nomor layanan pelanggan.
Jakarta: Menjelang periode mudik dan libur Lebaran yang identik dengan meningkatnya aktivitas perjalanan udara, Indonesia AirAsia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan pelanggan maskapai.
Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya unggahan di media sosial yang mencantumkan nomor layanan pelanggan yang diklaim sebagai kontak resmi AirAsia.
Indonesia AirAsia menegaskan bahwa nomor telepon tersebut bukan merupakan nomor resmi AirAsia dan diduga merupakan bagian dari upaya penipuan (scam) yang menargetkan calon penumpang.
AirAsia mengimbau masyarakat untuk tidak menghubungi nomor yang tidak jelas sumbernya serta tidak memberikan informasi pribadi, data pemesanan, maupun detail pembayaran kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi.
Sebagai informasi, AirAsia tidak menyediakan layanan pelanggan melalui nomor telepon. Seluruh bantuan pelanggan resmi hanya tersedia melalui Ask Bo, yaitu layanan bantuan digital AirAsia yang dapat diakses melalui aplikasi AirAsia MOVE maupun kanal digital resmi AirAsia.

(Indonesia AirAsia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan pelanggan maskapai AirAsia. Foto: Dok. AirAsia)
Melalui Ask Bo, pelanggan dapat mengakses berbagai layanan seperti pengecekan dan pengelolaan pemesanan, informasi penerbangan, perubahan jadwal, hingga bantuan lainnya secara cepat, aman, dan resmi.
AirAsia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan bahwa informasi maupun layanan yang diakses berasal dari kanal resmi AirAsia, seperti situs web resmi dan akun media sosial AirAsia yang telah terverifikasi.
Perusahaan terus memantau peredaran informasi yang menyesatkan tersebut dan akan mengambil langkah yang diperlukan guna melindungi masyarakat serta menjaga kepercayaan terhadap layanan AirAsia, khususnya selama periode perjalanan Lebaran yang padat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya unggahan di media sosial yang mencantumkan nomor layanan pelanggan yang diklaim sebagai kontak resmi AirAsia.
Indonesia AirAsia menegaskan bahwa nomor telepon tersebut bukan merupakan nomor resmi AirAsia dan diduga merupakan bagian dari upaya penipuan (scam) yang menargetkan calon penumpang.
AirAsia mengimbau masyarakat untuk tidak menghubungi nomor yang tidak jelas sumbernya serta tidak memberikan informasi pribadi, data pemesanan, maupun detail pembayaran kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi.
Sebagai informasi, AirAsia tidak menyediakan layanan pelanggan melalui nomor telepon. Seluruh bantuan pelanggan resmi hanya tersedia melalui Ask Bo, yaitu layanan bantuan digital AirAsia yang dapat diakses melalui aplikasi AirAsia MOVE maupun kanal digital resmi AirAsia.

(Indonesia AirAsia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan pelanggan maskapai AirAsia. Foto: Dok. AirAsia)
Melalui Ask Bo, pelanggan dapat mengakses berbagai layanan seperti pengecekan dan pengelolaan pemesanan, informasi penerbangan, perubahan jadwal, hingga bantuan lainnya secara cepat, aman, dan resmi.
Baca Juga :
Manifesting Naik Disney Adventure: Cara Baru Nikmatin 'The Happiest Place on Earth' Sambil Berlayar
AirAsia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan bahwa informasi maupun layanan yang diakses berasal dari kanal resmi AirAsia, seperti situs web resmi dan akun media sosial AirAsia yang telah terverifikasi.
Perusahaan terus memantau peredaran informasi yang menyesatkan tersebut dan akan mengambil langkah yang diperlukan guna melindungi masyarakat serta menjaga kepercayaan terhadap layanan AirAsia, khususnya selama periode perjalanan Lebaran yang padat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)