Ilustrasi-Freepik
Ilustrasi-Freepik

Ibu Bunuh Anak Kandung di Lebak, Bukti Lemahnya Self Control

Rona pembunuhan keluarga psikologi belajar di rumah
A. Firdaus • 15 September 2020 18:22
Lebak: Sejatinya orang tua menjadi pelindung bagi anak-anaknya. Tapi, tak demikian dengan pasangan suami istri asal Lebak, Banten, LH (26 tahun) dan IS (27), yang melakukan kekerasan pada anak hingga meninggal.
 
LH tega membunuh anak kandungnya sendiri yang berusia 8 tahun pada 26 Agustus 2020. Persoalanya sepele, kesal karena si korban susah diajarkan saat belajar online.
 
LH pun gelap mata dengan menyiksa anaknya. Mulai dari mencubit, hingga memukul bagian belakang kepala korban hingga tak sadarkan diri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara IS, sang suami yang sempat panik dan memarahi istrinya, malah ikut kompak menguburkan jasad korban yang tak tertolong ketika perjalanan ke rumah sakit.
 
Cara biadab tersebut, menurut Kriminolog Haniva Hasna M. Krim, adalah self control yang rendah dari si pelaku. Kemampuan untuk menyusun, mengatur, dan mengarahkan prilaku yang membawa individu pada konsekuensi positif dengan pertimbangan kognitif.
 
"Self control yang rendah akan berpengaruh terhadap emosi negatif. Hal ini akan menyebabkan seseorang menjadi agresif," ujar Haniva, kepada Medcom.id.
 
 
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif