Pada dasarnya, cara membersihkan setiap cermin sama saja.
Kebanyakan orang akan mengelap cermin dengan pola melingkar, padahal hal tersebut hanya membuat debu yang menempel tertimbun dan berpotensi meninggalkan goresan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Untuk hasil terbaik, bersihkanlah dengan pola S dari atas ke bawah dan gunakan kain micorber tipis saat mengelap cermin. Selain itu, semprotkan pembersih kaca ke air atau kain, bukan langsung ke cermin agar cairan tidak meresap ke balik lapisan perak dan meninggalkan noda hitam di kaca pantulan.

(Untuk hasil terbaik, bersihkan kaca di kamar mandi dengan pola S dari atas ke bawah dan gunakan kain micorber tipis saat mengelap cermin. Foto: Pixabay.com)
(Baca juga: Tips Bersihkan Bagian Rumah yang Sering Terlupakan)
Selain berfokus pada cermin, Anda juga bisa membersihkan bagian kaca lain seperti pintu pembatas shower. Berhentilah menggosok pintu kaca dengan busa, namun langsung lapisi dengan pelapis khusus kaca dan ganti setiap tiga bulan sekali untuk menghindari munculnya noda hitam dan kerak.
Kemudian, gantunglah handuk dengan cara melebarkan permukaan kain tersebut. Menggantung secara berlapis dengan kain lain cenderung (apalagi di posisi paling atas) dapat mempercepat kuman berkembang biak dan menjadi bau.
Terakhir, jangan biarkan sikat gigi yang telah digunakan tergenang air begitu saja. Artinya, segera posisikan dengan benar (tidak terendam air) untuk menghindari perkembangbiakan kuman dalam air. Keringkan minimal 10 menit agar tak lembap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
