Pada saat marah memang terjadi peningkatan tekanan darah. (Ilustrasi/Pexels)
Pada saat marah memang terjadi peningkatan tekanan darah. (Ilustrasi/Pexels)

Marah Bisa Sebabkan Hipertensi?

Rona hipertensi
Sunnaholomi Halakrispen • 22 Februari 2020 17:01
Jakarta: Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Konon, penyebabnya ialah seringnya marah-marah. Tapi, apakah hal tersebut benar?
 
"Prinsipnya, orang yang sedang marah-marah itu tidak bisa dibilang secara gampang saja bahwa yang satu mengalami hipertensi dan yang lain tidak menderita hipertensi," ujar dr. Amanda Tiksnadi, Sp.S (K) di Kantor Sekretariat InaSH, Bendungan Hilir, Jakarta Selatan.
 
Pada saat marah memang terjadi peningkatan tekanan darah. Namun yang perlu ditekankan, kata dr. Amanda, hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah yang menetap, bukan fluktuatif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau kita jongkok atau berdiri saja terjadi perubahan tekanan darah tiba-tiba tapi karena terjadi hanya posisi begitu, kita tidak sebut sebagai penderita hipertensi," paparnya. 
 
Ia memaparkan bahwa orang yang sedang marah-marah memang betul terjadi peningkatan tekanan darah. Marah-marah bisa saja telah menjadi suatu kebiasaan atau hobi bagi mereka. 
"Atau bisa juga saat marah marah terjadi peningkatan darah tiba-tiba secara lebih lama," tuturnya.
 
Menurut dr. Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K), pun, orang yang marah-marah belum tentu memiliki hipertensi atau tekanan darah tinggi. Bahkan, ia menekankan bahwa hal tersebut hanya mitos belaka.
 
"Sebetulnya ini mitos, kalau menurut saya tidak semua orang yang sering marah-marah otomatis menderita tekanan darah tinggi," imbuhnya.
 
Meskipun, jika diperhatikan secara normal, meningkatnya aktivitas memengaruhi emosi dan tekanan darah. Terutama, ketika sedang marah. "Tetapi itu bukan  berarti dia mengalami tekanan darah tinggi. Banyak juga  yang hipertensi tapi diem-diem saja, orangnya diem saja kalem saja, enggak pernah marah-marah," pungkasnya.
 

 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif