Ilustrasi---(Foto: Pexels.com)
Ilustrasi---(Foto: Pexels.com)

7 Alasan Orang Berbohong

Rona psikologi
Anda Nurlaila • 02 Oktober 2019 12:06
Jakarta: Semua orang pernah berbohong dalam kehidupan. Alasannya bermacam-macam. Ingin menghindari menyakiti orang lain atau berbohong untuk bersikap sopan. 
 
Seperti dimuat dalam Health, profesor psikologi di University of Massachusetts Amherst Robert Feldman mengatakan alasan terbesar orang tidak jujur karena berbohong adalah taktik sosial yang sangat efektif. "Orang tidak berharap dibohongi dan berharap mendengar kejujuran dari orang lain. Dengan demikian memungkinkan orang yang berbohong sering lolos," kata Feldman. 
 
Feldman menjelaskan tujuh alasan mengapa orang memutarbalikkan kebenaran. Dari bohong putih hingga yang bersifat impulsif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menyanjung orang
 
Sanjungan adalah salah satu bentuk penipuan paling umum, yang tidak terlalu mengejutkan. Kebohongan ini terjadi saat Anda diminta menilai potongan rambut baru seseorang. Orang juga cenderung memberi pujian palsu untuk berteman dengan Anda, menghindari kecanggungan, membujuk Anda untuk melakukan sesuatu untuk mereka, membuat Anda curhat pada mereka, dan banyak lagi.
 
Menghindari kecanggungan
 
Ini adalah sesuatu yang akrab dalam kehidupan sehari-hari. Jenis ketidak jujuran ini biasanya dipakai saat menghindari orang yang membuat tidak nyaman atau menghindari kecanggungan, tetapi Anda tidak ingin mengecewakan siapa pun. 
 
Memengaruhi orang lain
 
"Orang berbohong agar orang lain melakukan apa yang mereka inginkan," kata Feldman. Dia menggunakan contoh seorang salesman yang mengatakan tidak produk pembersih rumah seampuh saat dia menggunakan pembersih tersebut. Kebohongan yang diucapkan adalah taktik yang cukup efektif memengaruhi orang lain.
 
Menghindari hasil negatif
 
Anak yang memecahkan gelas mungkin akan mengingkari perbuatannya agar orang tuanya tidak marah. "Seiring bertambahnya usia, kita belajar untuk menjadi pembohong yang lebih baik," kata Feldman. Ada orang yang terus berbohong untuk melindungi diri sendiri, atau melindungi orang lain. 
 
Mencapai hasil positif
 
Orang mungkin berbohong untuk mendapatkan hasil yang mereka inginkan untuk diri mereka sendiri atau orang lain. Pengalaman yang berlebihan pada resume atau wawancara kerja, kata Feldman adalah cara klasik orang berbohong untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Hal yang sama berlaku untuk seseorang yang mencoba membantu teman mereka dipekerjakan di perusahaan mereka dengan melebih-lebihkan pengalaman teman kepada manajer perekrutan.
 
Membuat diri Anda terlihat lebih mengesankan
 
"Orang-orang ingin orang lain menyukai mereka, mengagumi mereka, terkesan oleh mereka," kata Feldman. "Dalam beberapa kasus, seseorang bahkan mungkin ingin mengintimidasi orang lain." Seorang manajer, misalnya, mungkin membesar-besarkan keberhasilan mereka sebelumnya untuk mencegah kolega menantang keputusan mereka. 
 
Mempertahankan kebohongan sebelumnya
 
Kebohongan memiliki efek bola salju, kata Feldman. "Jika Anda berbohong tentang sesuatu yang kecil pada awalnya, untuk mempertahankannya perlu kebohongan yang lebih besar. "Hal ini umum terjadi pada tayangan di televisi, film, buku dan bahkan kehidupan nyata," kata Feldman. Dia menambahka bahwa kebohongan sekecil apa pun dapat menimbulkan masalah, sehingga kejujuran adalah yang terbaik.
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(YDH)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif