Ilustrasi- Pixabay
Ilustrasi- Pixabay

Beberapa Penyebab Vagina Terasa Sakit

Rona kesehatan organ intim
Raka Lestari • 31 Oktober 2019 18:00
Jakarta: Beberapa wanita mungkin pernah merasa sakit atau nyeri di sekitaran area vagina. Penyebab rasa nyeri di sekitar area vagina tersebut bisa saja berbeda-beda.
 
Dengan mengetahui penyebab dari vagina yang terasa sakit itu, otomatis Anda juga bisa mengetahui pengobatan yang bisa dilakukan untuk menguranginya. Bahkan lebih bagus untuk bisa menghilangkan rasa sakit tersebut.
 
Dikutip dari Women’s Health, berikut ini adalah beberapa penyebab vagina terasa sakit:

-Bakteri vaginosis

Bakteri vaginosis dapat menyebabkan gatal dan rasa tidak nyaman pada vagina yang biasanya diikuti dengan bau tidak sedap pada vagina. Kondisi ini disebabkan adanya pertumbuhan bakteri yang berlebihan pada vagina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada umumnya vagina terdapat lactobacilli, yang merupakan bakteri baik yang menjaga pH vagina Anda seimbang," Lauren Streicher, MD, direktur medis dari Northwestern Medicine Center for Sexual Medicine and Menopause.
 
"Tetapi ketika bakteri baik kalah jumlah dengan bakteri "jahat" yang disebut Gardnerella vaginalis, saat itulah terjadi bakteri vaginosis," terangnya.

-Infeksi menular seksual

Herpes, klamidia, gonore, dan segala jenis infeksi menular seksual (IMS) dapat menyebabkan rasa sakit pada vagina. Hal itu disetujui oleh Gokhan Anil, MD, seorang ob-gin di Mayo Clinic Health System.
 
"Nyeri yang disebabkan IMS biasanya berasal dari peradangan secara umum. IMS cenderung menyebabkan lebih banyak pembengkakan jaringan vagina, yang cenderung sensitif terhadap rasa sakit dan ketidaknyamanan, serta rasa seperti terbakar dan gatal-gatal," terang Gokhan Anil.

-Vagina kering

Vagina yang kering biasanya terjadi karena kekurangan estrogen. Estrogen merupakan hormon yang meningkatkan aliran darah ke vagina, ketebalan dinding vagina, bersamaan dengan elastisitas, dan lubrikasi pada vagina.
 
"Dan ketika tidak cukup estrogen pada tubuh, itu bisa membuat vagina terasa sakit,” ujar Anil.

-Vulvodynia

Vulvodynia adalah nyeri vagina kronis tanpa penyebab yang dapat diidentifikasi. Menurut American College of Obstetricians and Gynaecologists (ACOG), hal ini bukan karena infeksi atau kondisi medis lainnya).
 
"Sekitar sembilan persen wanita akan mengalami rasa sakit seperti ini dalam hidup mereka. Meskipun belum bisa diidentifikasi, para dokter percaya bahwa itu berasal dari serabut saraf ekstra di bagian luar vagina dan vulva. Itu bagian yang paling kuat dari vagina," kata Anil.

-Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika jaringan endometrium Anda tumbuh di tempat-tempat di luar rahim. Seperti di dalam daerah panggul Anda, perut Anda, atau bahkan tempat-tempat lain, seperti paru-paru Anda.
 
“Kondisi ini menciptakan peradangan kronis dan jaringan parut di sekitar jaringan, yang dapat menyebabkan rasa sakit. Endometriosis biasanya diobati dengan terapi hormon atau pembedahan untuk mengangkat jaringan yang menyebabkan rasa sakit," tegas Anil.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif