Meski terpisah jarak. orang tua tetap harus melakukan interaksi dan komunikasi dengan buah hati. (Foto: Vidal Balileo/Pexels)
Meski terpisah jarak. orang tua tetap harus melakukan interaksi dan komunikasi dengan buah hati. (Foto: Vidal Balileo/Pexels)

Meningkatkan Ikatan Orang Tua dan Anak yang Terpisah Jarak

Rona keluarga hari anak nasional
Dhaifurrakhman Abas • 23 Juli 2019 06:18
Ketika orang tua harus merantau dan terpisah dengan sang anak, bukan berarti komunikasi terputus. Tetap ada interaksi antara orang tua dengan anak, dan saat bertemu harus dimaksimalkan.
 
Jakarta: Interaksi merupakan salah satu metode pengasuhan yang wajib dilakukan orang tua terhadap buah hatinya. Sebab ini merupakan kunci demi mempererat ikatan (bonding) antara orang tua dengan anak.
 
Menurut Psikolog di RS Pondok Indah-Bintaro Jaya, Jane Cindy Linardi, interaksi paling baik dilakukan dengan melakukan pertemuan langsung dan sentuhan kepada anak. Selain memperetat ikatan, pertemuan penting untuk membentuk hubungan yang komunikatif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bonding yang lebih ideal adalah bertemu langsung dengan anak dan menghabiskan waktu bersama, dengan cara komunikatif dan interaktif,” kata Jane kepada Medcom.id.
 
Meski begitu, tak bisa dipungkiri, ada kasus yang mesti memisahkan interaksi orang tua dengan anaknya. Misalnya ketika orang tua harus merantau dan meninggalkan buah hatinya karena urusan pekerjaan di luar kota.
 
Lantas apakah hal ini menyebakan masalah dalam hubungan antara orang tua dengan anak? Menurut Jane, hal ini bukan masalah. Asalkan orang tua tetap melakukan interaksi dan komunikasi dengan buah hati.
 
Bonding ketika orang tuanya bekerja, sebenarnya tidak bermasalah. Asalkan orang tua tetap komunikasi melalui telepon, chat atau video call dengan anak-anaknya,” sambung dia.
 
Meningkatkan Ikatan Orang Tua dan Anak yang Terpisah Jarak
Selain itu, Jane bilang, orang tua harus memberikan pengertian kepada anak perihal pekerjaan yang mengharuskan mereka terpisah dengan anaknya. Hal ini agar anak tidak merasa terabaikan.
 
“Berikan mereka penjelasan serta infokan kira-kira kapan estimasi orang tua akan pulang,” ungkap dia.

Manfaatkan momen ketika bersama

Jane menyarankan orang tua langsung meluangkan waktu dengan anak-anak ketika memiliki kesempatan untuk bertemu. Orang tua harus melakukan kegiatan yang mampu merajut kembali ikatan yang terpisah karena jarak.
 
“Ketika orang tuanya libur, dia harus benar-benar meluangkan waktunya dengan si anak untuk melakukan suatu kegiatan yang bisa mengikat bonding itu. Kegiatannya simpel, seperti kegiatan main bareng, kegiatan melakukan hobi bersama, berolahraga bareng, dan lain sebagainya,” jelas Jane.
 
Jane bilang, orang tua juga harus memberikan sentuhan fisik seperti ciuman, pelukan dan rangkulan ketika memiliki kesempatan bertemu dengan anak mereka. Sentuhan fisik merupakan bahasa cinta yang dibutuhkan setiap anak dari orang tuanya.
 
“Bahasa cinta bisa dilakukan dengan memberikan pelukan, rangkulan, dan mencium anak.  Selain itu dengan act of service, menyiapkan anak bekal, membantu anak mengerjakan tugas, dan melakukan aktivitas secara langsung bersama anak,” tandasnya.
 
Cerdas Menjaga Tumbuh Kembang Si Kecil

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif