7 Tradisi Pernikahan Kerajaan yang Dilanggar Pangeran Harry dan Meghan Markle

Torie Natalova 20 Mei 2018 10:52 WIB
pangeran harry dan meghan markle
7 Tradisi Pernikahan Kerajaan yang Dilanggar Pangeran Harry dan Meghan Markle
Pangeran Harry resmi menikahi kekasihnya, Meghan Markle (Foto: Pop Sugar)
London: Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle menyedot perhatian seluruh penjuru dunia. Tak hanya karena ini adalah pernikahan putra kerajaan Inggris, tetapi pasangan yang memutuskan menikah setelah berpacaran dalam waktu singkat ini disebut melanggar sejumlah aturan tradisi kerajaan.

Pangeran Harry memilih mempersunting Meghan yang bukan warga negara Inggris. Meghan merupakan warga negara Amerika dan keturunan kulit hitam. Meghan akan menjadi satu-satunya wanita berdarah Afrika-Amerika yang menjadi bagian dari Kerajaan Inggris.

Selain soal warga negara, ada sejumlah tradisi pernikahan dalam Kerajaan Inggris yang dilanggar Pangeran Harry dan Meghan Markle.


1. Gaun tipis di foto pertunangan

Tidak seperti calon pengantin lain, Meghan Markle memilih mengenakan gaun hitam tipis untuk foto pertunangan resmi dengan Pangeran Harry.

Gaun rancangan Ralph & Russo tersebut terlihat transparan di bagian atas meski ditutupi dengan hiasan manik-manik seperti batang dedaunan. Penampilan Meghan berbeda dengan pengantin kerajaan sebelumnya yang mengenakan pakaian tertutup di bagian atas.

2. Meghan adalah janda

Sebelum bersama Harry, Meghan pernah menikah dengan produser Trevor Engelson pada 2011 dan bercerai dua tahun setelahnya. Di sisi lain, aturan Kerajaan Inggris menyatakan tidak boleh menikahi orang yang pernah bercerai.

Dalam kasus sebelumnya, Pangeran Edward VIII akhirnya memilih turun tahta untuk menikahi janda Wallis Simpson. Ini berarti Pangeran harry akan menjadi anggota Kerajaan pertama yang menikahi seorang janda.

(Baca juga: Mengintip Hidangan yang Disajikan pada Resepsi Royal Wedding)  

3. Meghan bukan Anglikan

Selama berabad-abad dilarang bagi bangsawan untuk menikahi seorang Katolik Roma. Namun, pada 2015 amandemen terhadap UU Penyelesaian 1701 yang memungkinkan kerajaan Inggris untuk menikah beda agama.

Meski Meghan tidak terbuka tentang masalah perpindahan agamanya, sebelum pernikahan dia akan dibaptis di Gereja Inggris. Ini adalah upaya Meghan menghormati Ratu Inggris yang juga sering disebut pimpinan tertinggi gereja di Inggris.

4. Sering tampil mesra

Meski tidak ada aturan khusus, keluarga kerajaan menghindari tampil mesra di hadapan umum karena posisi mereka sebagai perwakilan Kerajaan Inggris yang sedang bekerja. Misalnya, Pangeran William dan Kate Middleton yang jarang bergandengan tangan ketika tampil di acara resmi. Harry dan Meghan justru sebaliknya, mereka selalu bergandengan tangan saat menghadiri beberapa acara.

5. Kue pengantin

Kue pernikahan sesuai tradisi kerjaan biasanya terdiri dari berbagai kue buah. Tetapi, Harry dan Meghan memilih kue yang
berbeda. Mereka memilih kue lemon elderflower yang dibuat oleh koki Claire Ptak, pemilik toko roti London Violet Cakes.

Menurut Istana Kensington, pasangan ini ingin menggabungkan rasa cerah musim semi sehingga menolak kue buah.

6. Lokasi pernikahan

Harry dan Meghan memilih menikah di St George Chapel di Windsor Castle yang memiliki kapasitas lebih kecil dibanding tempat pernikahan William dan Kate Middleton. Windsor rupanya tempat yang istimewa bagi Pangeran Harry dan Meghan yang menyukai keindahan Kastil Windsor. Daerah ini juga menjadi Harry-Meghan menghabiskan waktu berdua selama setahun terakhir.

7. Tamu undangan

Pasangan ini secara mengejutkan mengundang lebih dari 2000 masyarakat umum untuk menyaksikan pernikahan mereka dari luar kapel. Melanjutkan tradisi tamu undangan yang dilanggar Pangeran William dan Kate Middleton, pernikahan ini juga tidak banyak mengundang tamu dari tokoh politik negara lain.




 



(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id