Segmen ini secara tradisional identik dengan harga premium, karena kebanyakan ultrabook di pasaran dijual mulai kisaran Rp10 jutaan hingga belasan juta rupiah, tergantung spesifikasi dan material yang digunakan.
Namun perkembangan teknologi prosesor hemat daya, RAM LPDDR generasi baru, serta desain manufaktur yang lebih efisien membuat laptop tipis kini mulai hadir di harga yang lebih terjangkau.
Pada 2026, sejumlah produsen menghadirkan laptop ultrabook ringan dengan performa yang cukup untuk produktivitas harian, multitasking, hingga komputasi berbasis AI.
Sejumlah laptop berikut hadir dengan desain tipis, bobot ringan, dan harga relatif kompetitif di kelasnya.
Asus Zenbook A14
Asus Zenbook A14 hadir sebagai laptop ultra-portable dengan bobot kurang dari 900 gram. Laptop ini ditenagai prosesor Snapdragon X yang dilengkapi NPU hingga 45 TOPS untuk komputasi AI seperti Copilot+.Perangkat ini menawarkan efisiensi daya tinggi berkat arsitektur ARM, meski layarnya masih menggunakan panel IPS. Seri Zenbook ini juga dilengkapi ASUS VIP Perfect Warranty serta garansi internasional tiga tahun. Laptop ini berada di kisaran Rp15 jutaan ke bawah.
Axioo Hype R3 dan R5 OLED
Axioo Hype R3 dan R5 OLED menjadi pilihan laptop tipis dengan bobot sekitar 0,94 kg dan layar OLED 14 inci.Varian Hype R3 OLED menggunakan prosesor Intel Core i3-1215U dan dibanderol sekitar Rp7 jutaan, sementara Hype R5 OLED dengan Intel Core i5-1235U dijual sekitar Rp9 jutaan. Keduanya didukung RAM LPDDR5 hingga 24GB.
HP Pavilion Aero 13
HP Pavilion Aero 13 hadir dengan bobot di bawah 1 kg dan layar 13,3 inci WUXGA. Laptop ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 7 8840U atau Ryzen 5 8640U dengan RAM LPDDR5. Varian Ryzen 5 dijual sekitar Rp11 jutaan, sedangkan varian Ryzen 7 berada di kisaran Rp13 jutaan.Lenovo IdeaPad Slim 5 OLED Ryzen
Lenovo IdeaPad Slim 5 OLED hadir dengan layar OLED 14 inci dan prosesor AMD Ryzen AI dengan dukungan NPU hingga 50 TOPS. Laptop berbodi aluminium ini juga sudah lolos uji ketahanan MIL-STD-810H. Laptop ini dipasarkan di kisaran Rp13–14 jutaan.Asus Zenbook 14 OLED
ASUS Zenbook 14 OLED UM3406HA memiliki bobot sekitar 1,2 kg dengan prosesor AMD Ryzen 7 8840HS, RAM 16GB LPDDR5X, dan SSD PCIe 4.0. Laptop ini dipasarkan di kisaran Rp14 jutaan.Acer Swift Go 14 OLED
Acer Swift Go 14 menggunakan prosesor Intel Core Ultra 7 155H dengan AI Boost dan layar OLED 2.8K 90Hz. Bobotnya sekitar 1,32 kg dengan desain aluminium. Laptop ini dijual di kisaran Rp14–15 jutaan.Polytron Luxia Pro Series
Polytron Luxia Pro i5 memiliki bobot sekitar 0,97 kg dan dibanderol mulai Rp7,5 jutaan.Sementara Luxia Pro Ultra 5 menggunakan prosesor Intel Core Ultra 5-125H dan dijual sekitar Rp10,9 jutaan.
Axioo Zetta Series
Axioo Zetta Series hadir dalam tiga varian yaitu Zetta 3 di harga sekitar Rp9,3 jutaan, Zetta kisaran Rp11,2 jutaan, dan Zetta 7 harga Rp13,1–14,6 jutaan Laptop ini memiliki bobot sekitar 1,25 kg dengan prosesor Intel Core i3 hingga Core i7.Infinix Inbook Air Pro+
Infinix Inbook Air Pro+ memiliki desain aluminium setebal 13,4 mm dengan bobot sekitar 1 kg. Laptop ini menggunakan Intel Core i5-1334U, RAM 16GB, dan layar AMOLED 14 inci. Perangkat ini dijual di kisaran Rp9 jutaan.Advan Laptop AI Gen Ultra
Advan Laptop AI Gen Ultra menggunakan prosesor Intel Core Ultra 5-125H dengan RAM LPDDR5X 16GB dan SSD PCIe 4.0. Laptop ini hadir dengan desain tipis dan keyboard backlit. Laptop ini dijual sekitar Rp10,9 jutaan.Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News