Ilustrasi--Pexels
Ilustrasi--Pexels

4 Metode Tangani Komentar Memalukan Anak

Rona psikologi anak ibu dan anak
Anda Nurlaila • 14 Agustus 2019 14:34
Kadang-kadang, komentar buah hati terdengar pedas atau memalukan. Ada baiknya Anda mengajar anak cara yang pantas diucapkan ketika ia berusaha belajar berpendapat.
 

Jakarta:
Seperti orang dewasa, anak-anak memiliki penilaian sendiri terhadap apa yang dia lihat dan dengar. Kadang-kadang, komentar buah hati tentang sesuatu seperti penampilan seseorang, atau makan malamnya terdengar pedas atau memalukan.
 
Tak perlu kesal, hal ini wajar. Berarti anak belajar mengungkapkan perasaannya. Namun Anda dapat mengajar anak cara yang pantas diucapkan ketika ia berusaha belajar berpendapat. Parents memberi empat taktiknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Wajar bagi anak mengatakan hal-hal yang tidak mengenakkan
 
Tetap dorong anak untuk mengungkap pendapat, ini adalah hasil kerja keras Anda membaca bersamanya. Kita selalu meminta balita menggambarkan apa yang mereka lihat, warnanya, bentuknya. Sehingga mereka melakukan seperti yang kita latih. Jangan berhenti, Anak suka memamerkan keterampilan verbal yang telah ia bangun.
 
2. Tanggapi dengan tenang
 
Balita mungkin terlalu banyak berbagi di depan umum karena ia tidak memiliki perasaan tentang pengalaman orang lain. Meskipun tujuannya bukan untuk membuat Anda marah, anak memerhatikan jika suara Anda meninggi.
 
Jika si kecil mengatakan sesuatu yang mengejutkan, tetap tenang dan cobalah untuk tidak mengaitkannya dengan efek besar kata-katanya. Akui komentarnya, jaga nada suara dan ekspresi wajah Anda tetap netral, dan lupakan.
 
3. Pelihara rasa penasarannya
 
Anda mungkin ingin mengoreksi anak karena tidak enak dengan orang lain. Tetapi ini mengirimkan pesan bahwa berkata-kata adalah sesuatu yang buruk. Tidak ada yang salah ketika seorang anak bertanya, "Apakah Anda sudah tua?" Itu faktual.
 
Sama seperti subjek yang Anda anggap sensitif  tapi tidak bagi orang lain. Seseorang di kursi roda mungkin lebih suka anak bertanya tentang hal itu daripada meminta orang tua untuk menutupinya.
 
Jika anak Anda memang menyinggung seseorang, minta maaf secara langsung seperti, "Maafkan aku. Dia masih berusia dua tahun dan kami masih mengajarinya apa yang boleh dan tidak untuk dikatakan."
 
4. Berikan umpan balik positif
 
Sementara anak mungkin sulit untuk tidak mengatakan komentar buruk selama usia prasekolah, tidak ada salahnya mulai mengajarinya bersikap sopan. Berfokuslah pada interaksi yang berjalan baik daripada yang tidak.
 
Perhatikan ketika dia berbicara dengan ramah dengan orang lain, dan beri pujilah. Dengan kata lain, tangkap basah anak saat berbuat baik-baik saja. Ini trik tertua tetapi berhasil.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif