Motivasi adalah hal yang sulit. Tapi dengan cara yang benar, Anda dapat menggunakan untuk meraih kesuksesan. (Ilustrasi/Pexels)
Motivasi adalah hal yang sulit. Tapi dengan cara yang benar, Anda dapat menggunakan untuk meraih kesuksesan. (Ilustrasi/Pexels)

4 Trik Psikologis agar Tetap Antusias Raih Tujuan

Rona psikologi
Anda Nurlaila • 21 Januari 2020 08:03
Jakarta: Awal tahun baru sering kali dijadikan sebagai motivasi untuk mencapai resolusi tahunan. Tapi seiring waktu, banyak yang kesulitan menjaga agar tetap antusias sesuai tujuan di awal tahun. 
 
Motivasi adalah hal yang sulit. Tapi dengan cara yang benar, Anda dapat menggunakan untuk meraih kesuksesan. Seperti dimuat dalam Psychology Today, ada empat trik psikologis untuk menjaga motivasi tetap terjaga pada 2020. 
 
1. Tetapkan tujuan pembelajaran, bukan tujuan kinerja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika menetapkan tujuan, kita memikirkan apa yang ingin kita capai, ambang batas apa yang ingin kita lampaui. Seperti mengurangi berat badan, mulai berolah raga atau mendapat promosi di tempat kerja.  
 
Tujuan konkret baik, tapi studi menunjukkan menetapkan sasaran kinerja jangka panjang mungkin tidak seefektif menetapkan sasaran untuk mempelajari satu keterampilan baru. 
 
Mereka yang memutuskan untuk melanjutkan sekolah menetapkan tujuan untuk memeroleh keterampilan dan pengetahuan berjejaring efektif, merasa lebih puas pada akhir program mereka. Mereka juga mendapatkan IPK lebih tinggi dibandingkan dengan rekan mereka yang menetapkan tujuan berbasis prestasi seperti mendapatkan nilai bagus.
 
Jadi, alih-alih menetapkan tujuan untuk menurunkan 10 kilogram berat badan, lebih baik menetapkan tujuan meningkatkan pengetahuan gizi dengan mempelajari lima resep makan siang sehat yang baru. Tidak hanya menawarkan target lebih spesifik, ini terasa jauh lebih dapat dicapai.
 
2. Pastikan tujuan tersebut melekat pada nilai kehidupan.
 
Bagaimana Anda menentukan tujuan tersebut? Terinsipirasi dari siapa? Dari mana Anda menentukan resolusi berdampak besar pada pencapaian. Salah satu asalnya adalah nilai hidup Anda sendiri.
 
Penting mengetahui gambaran besar apa yang penting bagi Anda secara keseluruhan sehingga dapat membantu Anda mengatur tujuan. Bagi sebagian orang, hubungan sosial, memberi pengaruh pada publik menentukan tujuan hidup mereka. 
 
Tanyakan pada diri Anda apakah tujuan yang didasarkan pada nilai-nilai kehidupan Anda yang lebih besar. Jika tidak, buat beberapa penyesuaian. Jika tujuan Anda mencerminkan nilai yang Anda pegang teguh, Anda lebih mungkin berhasil daripada jika tujuan Anda hanyalah menyelesaikan tugas yang Anda lakukan. 
 
3. Buat tujuan tentang tantangan, bukan ancaman.
 
Jika tujuan didasarkan intimidasi, kemungkinan Anda untuk mencapainya lebih kecil daripada jika didasarkan pada tantangan. Berikut ini beberapa contohnya:
 
Ancaman: Jika saya tidak menurunkan tekanan darah, kemungkinan saya akan mengalami serangan jantung.
 
Tantangan: Saya ingin menurunkan tekanan darah sehingga saya dapat meningkatkan kualitas hidup saya.
 
Ancaman: Saya perlu meningkatkan studi saya karena saya akan gagal semester jika saya tidak.
 
Tantangan: Saya perlu rutin belajar hal baru sehingga saya bisa menjadi tipe siswa yang saya inginkan.
 
Ancaman: Saya harus mencari cara untuk tidak berseberangan dengan atasan sehingga mempersulit hubungan dengannya.
 
Tantangan: Saya ingin mengatur ulang hubungan saya dengan bos baru saya dengan mempelajari keterampilan komunikasi baru.
 
Versi ancaman dari tujuan lebih menakutkan. Jika tidak ada kemajuan, Anda mungkin akan menghindari berurusan dengan situasi tersebut. Tetapi tujuan berbasis tantangan lebih penuh harapan dan berwawasan ke depan dengan banyak peluang untuk diusahakan.
 
4. Menandatangani kontrak dengan seseorang
 
Siapa yang Anda beri tahu tentang tujuan dan detail-detailnya? Dalam hal motivasi, manusia adalah makhluk sosial. Kadang dengan sedikit tekanan sosial dapat membantu kita mencapai apa yang kita inginkan. 
 
Membicarakan komitmen Anda dengan orang lain membuat Anda lebih mudah bertahan dan lebih sulit menyerah. Mengungkap di medsos tentang resolusi cukup bagus. Tapi lakukan selangkah lebih maju dengan menandatangani kontrak sosial dengan seseorang. Tuliskan secara spesifik apa tujuan dan bagaimana mengukur kemajuan Anda. Jadwal apa yang Anda lakukan untuk mencapainya, hadiah yang akan Anda dapatkan untuk mencapai tujuan? 
 
Anda dan saksi Anda harus menandatangani dokumen ini dan setuju untuk meninjaunya bersama untuk memastikan Anda tetap di jalur. Meski terdengar berlebihan, ini meningkatkan peluang keberhasilan. Kontrak sosial memberi lebih banyak dukungan sosial dan membantu memecahkan masalah. 
 
Jadi, saatnya maju dan nantikan tantangan 2020. Tapi pastikan Anda mendasarkannya pada nilai-nilai kehidupan Anda agar peluang keberhasilan lebih tinggi.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif