Ilustrasi--Pexels
Ilustrasi--Pexels

Taktik Menangani Perilaku Buruk Anak di Tempat Umum

Rona psikologi anak
Anda Nurlaila • 14 Agustus 2019 09:08
Butuh strategi khusus untuk menggurangi kebiasaan anak yang berperilaku tidak sopan di luar rumah. Salah satunya yaitu mengalihkan perhatian anak dengan mainan atau makanan yang dibawa dari rumah.
 

Jakarta: Perilaku buruk cukup sulit ditangani saat anak berada di rumah. Namun ketika anak berperilaku tidak sopan di mal, makan di restoran perlu strategi cepat mengatasinya karena dapat mengganggu orang lain.
 
Saat berada di tempat umum, anak-anak sering kali berteriak, tidak sopan, mengalami tantrum atau berlaku kasar. Meski tidak ada cara untuk menghindari momen memalukan ini, minimalkan rasa malu dan mengatur perilaku lebih baik di masa depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Memaksa membeli sesuatu
 
Selama belanja bahan makanan, anak memaksa dan berteriak untuk membeli camilan atau mainan, dan berubah menjadi jeritan saat Anda menolak membelikannya.
 
Cara mengatasinya adalah mengalihkan perhatian anak dengan mainan atau makanan yang dibawa dari rumah. Jika masih berteriak, minta anak membantu memilih bahan makanan. Jika taktik ini tidak membuatnya tenang, ambil apa yang bisa Anda ambil dan antrelah di kasir jalur cepat.
 
Solusi jangka panjang. Perhatikan pola suasana hati anak di siang hari, dan jadwalkan belanja Anda. Jangan mengajak anak berbelanja sebelum tidur siang, lebih baik menitipkannya.
 
Penulis 12 Simple Secrets Real Moms Know Michele Borba, menambahkan saat ke supermarket biarkan si kecil memilih satu baru dan memegangnya hingga Anda selesai belanja.
 
"Jika bersikap baik, dia boleh membelinya, dan jika tidak anak harus mengembalikannya". Pastikan ekspektasi tetap realistis. Seorang balita bisa sangat tidak sabar  berada di toko yang ramai selama satu jam. Jika demikian, lakukan di akhir pekan saat ada bantuan atau pergi sendiri.
 
Berlarian di restoran
 
Saat makan malam bersama, si kecil berteriak-teriak dan berlarian di antara meja. Masuk ke kolong meja dan meja pelanggan lain.
 
Cara mengatasinya. Turunkan energi anak dengan mengajaknya berjalan-jalan di sekitar rumah atau bacakan cerita di mobil saat Anda memesan makanan. Saat kembali, alihkan perhatiannya dengan permainan yang ada di atas meja seperti wadah garam, serbet dan alat makan.
 
Minta anak menutup mata sambil Anda menyembunyikan salah satu barang dan minta mereka menebak barang yang hilang. Terus bermain hingga makanan tiba. Jika anak tetap mengganggu, bungkus pesanan Anda dan pulang.
 
Solusi jangka panjang. Kelaparan dan kebosanan sering memicu perilaku buruk, bawa makanan ringan yang sehat untuk dimakan anak-anak saat Anda sedang menunggu makan. Buku, mainan dan krayon dapat membuat anak sibuk.
 
Segera memesan segera setelah Anda duduk, atau telepon lebih dulu untuk mengetahui pilihan menu bagi anak. Biasakan anak duduk sabar setelah makan sambil bercerita tentang hari yang mereka alami secara bergiliran. Tingkatkan waktu secara bertahap sampai anak-anak Anda bisa makan malam dan hidangan penutup tanpa mengganggu orang lain.
 
Bersikap buruk di taman bermain
 
Saat di taman bermain, anak pra sekolah yang biasanya berprilaku laku mendorong, berteriak dan mengganggu anak-anak lain.
 
Cara cepat mengatasinya. Saat anak kehilangan kendali, katakan pada anak agar tidak melempar pasir kepada orang lain karena mungkin ia ingin bermain bersama.  Awasi anak, jika tidak berhenti  bawa dia di bangku dan minta duduk diam selama beberapa menit. Alih-alih mengancam anak, tanyakan padanya, "Apakah sekarang kau siap bermain dengan baik?". Jika tidak berhasil, saatnya pergi.
 
Solusi jangka panjang. Diskusikan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di taman bermain sebelum meninggalkan rumah. Anda dapat meminta anak menggambar anak-anak yang bermain dan berperilaku baik. Bawa beberapa alat bermain, jangan hanya satu yang dapat mencegah anak berebut mainan. Ketika berperilaku baik, puji Anak sehingga dia tahu bagaimana harus bertindak di waktu berikutnya.
 
Pergi meninggalkan Anda
 
Saat berjalan di mal yang sibuk, anak yang melihat balon tiba-tiba melepas pegangan tangan atau melompat dari kereta dorongnya.
 
Cara cepat mengatasinya. Keselamatan adalah perhatian pertama, jangan khawatir mengenai pikiran orang saat Anda menerobos kerumunan mencari si kecil. Tinggalkan belanjaan dan kereta dorong atau titipkan kepada orang tua lain untuk memperhatikannya untuk Anda. Setelah anak ketemu, naikkan ke kereta dorong, pakaikan pengaman dan jelaskan dengan suara tenang tapi serius bahwa dia harus tetap di sana karena Anda tidak mempercayainya tidak akan kabur lagi.
 
Solusi jangka panjang. Bahkan anak usia dua tahun dapat memahami konsep tetap dekat dengan Ibu dan ayah. Jangan menakuti anak dengan kisah anak-anak yang diculik. Sebaliknya, jelaskan bahwa Anda takut dia akan tersesat. Coba juga mainkan "Lampu merah, lampu hijau" di rumah. Kedua permainan ini mengajarkan anak-anak untuk berhenti ketika mereka mendengar sinyal Anda.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif