Ada beberapa hal penting yang perlu Anda persiapkan sebelum si kecil sampai di rumah. Berikut yang bisa Anda lakukan bersama pasangan. (Foto: Pexels.com)
Ada beberapa hal penting yang perlu Anda persiapkan sebelum si kecil sampai di rumah. Berikut yang bisa Anda lakukan bersama pasangan. (Foto: Pexels.com)

Empat Aturan Dasar di Rumah sebelum Kelahiran Bayi

Rona keluarga
Anda Nurlaila • 14 Mei 2019 13:21
Ada beberapa hal penting yang perlu Anda persiapkan sebelum si kecil sampai di rumah. Dimulai dari keamanan rumah, persiapan bagi para tamu hingga mengelola pakaian kotor setiap harinya. Anda butuh pasangan dan asisten yang bisa membantu semuanya sejak si kecil berada di rumah.
 

Jakarta:
Tanggal perkiraan kelahiran buah hati semakin dekat. Sebelum perhatian beralih sepenuhnya pada perawatan bayi, ada baiknya mempersiapkan rumah agar lebih nyaman saat saat bayi tiba.
 
Parents membeberkan panduan membersihkan rumah agar prima sebelum kelahiran buah hati.

1. Pengaturan umum

1. Periksa keamanan rumah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bayi akan dapat merangkak di dapur dan membuka rak penuh bahan kimia beracun. Menurut American Academy of Pediatrics, produk pembersih termasuk detergen dan sabub pencuci piring, dan obat-obatan harus selalu disimpan di tempat yang tidak terlihat dan di luar jangkauan anak.  
 
Simpan dalam lemari yang terkunci aman. Gunakan kunci magnetik pada kabinet, kata pemilik HeartWork Organizing dan penulis Organizing Your Home with SORT and SUCCEED, Darla DeMorrow.
 
2. Persiapan untuk pengunjung
 
Sebaiknya habiskan sedikit waktu mempersiapkan yang dibutuhkan tamu jika ingin menginap seperti orang tua atau sahabat. Sehingga Anda tidak perlu repot mencari seprai dan handuk saat pulang dari rumah sakit. Siapkan pasta gigi, sikat gigi, dan kertas toilet tambahan. Ganti seprai, dan letakkan kipas tambahan di dalam kamar.

3. Targetkan zona merah

Area yang paling berkuman bukanlah sakelar lampu dan gagang pintu, tetapi wastafel dapur, lap piring, tombol kompor, spons, gagang keran, pegangan lemari es, talenan, dan tempat sikat gigi. Ini berdasar hasil penelitian dari Lembaga Sanitasi Internasional.
 
Minta pasangan untuk memastikan semuanya bersih saat Anda pemulihan di rumah sakit. Selain teratur membersihkan, siapkan tisu pembersih di dekat zona merah sehingga Anda dapat membersihkannya secara teratur.
 
Empat Aturan Dasar di Rumah sebelum Kelahiran Bayi
(Ada beberapa hal penting yang perlu Anda persiapkan sebelum si kecil sampai di rumah. Komunikasikan pada pasangan Anda untuk berbagai hal ini. Foto: Pexels.com)

2. Persiapan di dapur

1. Tata ulang ruangan

Putuskan apa yang bisa disimpan dan digunakan di dapur. Sebagai contoh, pembuat kopi adalah suatu keharusan, tetapi bagaimana penghangat makanan yang jarang digunakan? Sebaiknya disimpan. Sediakan ruang untuk rak botol atau pembuat makanan bayi. Bersihkan laci untuk menyimpan pompa dan botol, sendok, mangkuk, dan cangkir susu.

2. Beri ruang di lemari es

Meski dalam beberapa bulan pertama bayi hanya akan minum ASI, tapi perlu menyiapkan tempat untuk menyimpan ASI perah di lemari pembeku. Sediakan ruang untuk menyimpan makanan lain. Sebelumnya, bersihkan lemari es dari atas ke bawah. "Buang makanan yang sudah kedaluwarsa atau tidak dapat diidentifikasi," kata DeMorrow.
 
Bersihkan rak-rak dengan spons hangat, gosok titik lengket terutama dengan cuka putih encer. Lakukan hal yang sama dengan rak di pintu. Lapisi setiap zona rawan tumpahan dengan handuk kertas, dan gantilah sesering mungkin untuk menjaga area tersebut tetap bersih.

3. Hemat waktu untuk sterilisasi

Sebagai orang tua baru, Anda mungkin tiba-tiba merasa seolah-olah dikelilingi oleh bagian-bagian pompa, botol, dot susu, dan teether yang harus selalu disterilisasi. "Kami tidak lagi menyarankan Anda merebusnya," kata DeMorrow. "Penelitian menunjukkan bahwa air sabun yang panas membunuh kuman-kuman biasa."

3. Aturan mencuci

1. Tumpukan cucian
 
Segera setelah bayi lahir, Anda akan terbiasa dengan tumpukan cucian. Sekarang saatnya untuk menambah tempat cucian model kompartemen atau membeli khusus untuk bayi.
 
2. Peralatan cuci ramah bayi
 
Periksa bahan-bahan dalam detergen yang dapat mengiritasi kulit bayi.  Di pasaran kini banyak tersedia deterjen bebas pewarna dan parfum atau detergen khusus bayi.
 
3. Bersiap untuk noda
 
Tumpahan susu, muntah, makanan bayi, urine dan kotoran bayi akan lebih mudah dibersihkan menggunakan pembersih noda enzimatik. Pembersih ini diformulasikan untuk memecah molekul noda dan tanah. Gunakan pada kain sesegera mungkin. Jika belum ingin dicuci, semprotkan penghilang noda, dan rendam dalam air hingga Anda dapat mencucinya di mesin.

4. Mengelola Kotoran Harian

Rumah yang rapi sekalipun dapat berubah menjadi berantakan setelah bayi hadir. Ada beberapa solusinya.
 
1. Tumpahan: Lap atau handuk dari mikrofiber menyerap dengan cepat, dapat digunakan kembali dan cepat kering.
 
2. Berantakan: Jika tinggal di rumah bertingkat, simpan keranjang pakaian kotor  di tangga bawah. Anda dapat melemparkan barang-barang yang perlu dinaikkan saat punya waktu. Sebisa mungkin, hindari menggendong bayi naik dan turun tangga sambil melakukan hal lain.
 
Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa sekitar 25 persen dari cedera di antara bayi di bawah terjadi ketika mereka dibawa naik atau turun tangga.
 
3. Waktu cuci piring: Tempatkan bayi di kursi goyangnya saat Anda mengeluarkan cucian dari mesin cuci atau mencuci piring. Atau gendong bayi menggunakan kain gendongan, sebab sebagian bayi lebih suka bergerak untuk merasa tenang.
 
4. Si "Pembantu": Jika memiliki anak yang lebih besar, siapkan botol semprot berisi air atau campuran ringan air dan sabun untuknya. Ia dapat ikut membersihkan di sebelah Anda dan merasa berguna alih-alih ditinggalkan.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif