Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

4 Masalah Psikologis yang Dihadapi pada Usia 25-35 Tahun

Rona psikologi remaja
Kumara Anggita • 25 Februari 2020 18:41
Jakarta: Masuk usia dewasa, Anda akan mendapatkan banyak hal yang bisa dijadikan sebagai alat untuk pengembangan diri. Namun di sisi lain, ada pula masalah psikologis yang ikutan hadir mewarnai prosesnya.
 
Apa saja kira-kira masalah psikologis yang dihadapi orang dewasa, tepatnya yang berusia 25-35 tahunan? Berikut penjelasannya oleh Psikolog Klinis Dewasa, Cynthia Eveline, M.Psi, Psikolog
dari Puskesmas Kecamatan Duren Sawit

Stres akibat fisik yang tidak sehat

Karena merasa badan masih muda dan kuat, banyak orang jadi tidak memerhatikan kesehatannya. Tanpa Anda sadari, badan yang tak begitu sehat bisa buat Anda jadi cemas dan stres.
 
“Masalah psikologis dipengaruhi oleh kesehatan. Dewasa awal sudah tahu kesehatan itu penting tapi tidak peduli. (begadang tetap dilakukan, tak olahraga, diet, makan gula berlebih dan lain-lain),” ujarnya kepada Medcom.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Cara mengatasinya adalah dengan mengubah pola hidup itu. Ini bisa buat kondisi psikologis lebih baik. Karena dengan ini akhirnya Anda bisa berpikir lebih tenang, tidak gampang cemas. Olahraga bisa turunkan stres,” lanjutnya.

Depresi karena kehidupan seksual

Banyak faktor yang berkontribusi dalam terjadinya depresi dan salah satunya adalah dari kehidupan seksual. Masuk usia dewasa, orang akan mulai mengeskplorasi hal-hal seksual dan dinamika di dalamnya yang tak teratasi dengan baik bisa buat seseorang jadi depresi.
 
“Masalah seksual juga memengaruhi psikologis karena pada saat dewasa awal orang sudah tahu untuk mengetahui dirinya seperti apa, kecenderungannya. Akan tetapi tetap mengeskplorasi diri dalam arti orientasi seksual,” ujarnya.
 
“Ada juga yang perilaku seksualnya berisiko yang ganggu psikologis misalnya ganti-ganti pasangan. Orang bisa lebih sensitif, depresif. Dinamika hubungannya dia dengan pasangan yang satu dan lain juga berbeda,” lanjutnya.
 
4 Masalah Psikologis yang Dihadapi pada Usia 25-35 Tahun
Psikolog Klinis Dewasa, Cynthia Eveline, M.Psi. (Dok. Pribadi)
 
Cynthia mengungkapkan bahwa untuk mengatasi ini, Anda harus mengidentifikasi perilaku seksual Anda berisiko atau tidak. Anda bisa mengecek diri sendiri sekaligus pasangan.
 
“Diperiksa kesehatan seksualnya. Bisa juga mencegah diri untuk tidak melakukan hubungan seks lebih dari satu orang. Lakukan seks dengan pengaman,” tambahnya.

Tidak percaya diri karena masalah pekerjaan

Seseorang yang sudah dewasa diharapkan untuk bekerja dan menjadi mandiri. Namun tak semua orang bisa bekerja atau kalaupun bekerja, pekerjaan yang dijalankan tidak sesuai dengan ekspektasinya. Alhasil, kepercayaan diri jadi sedikit demi sedikit menurun.
 
“Banyak orang yang tidak bekerja di usia ini. Itu sangat bisa buat stres dan membuat orang jadi memiliki harga diri yang rendah. Cara mengatasinya bisa bekerja sambil kuliah, support dari anggota keluarga lain,” ujarnya.
 
“Yang memiliki kerjaan juga bisa stres misalnya memiliki tuntutan pekerjaan yang tinggi. Yang paling sering adalah ketidakjelasan dalam bekerja. Seperti ‘saya ini kerjain apa sih?’ title kerjanya apa tapi yang dikerjain apa,” lanjutnya.

Cemas karena masalah ekonomi

Stabilitas ekonomi adalah salah satu komponen terpenting bagi orang dewasa. Bila pada prakteknya Anda tidak bisa memanajemen uangnya dengan tepat maka Anda jadi bisa terus cemas dan stres.
 
“Untuk mengatasinya pastikan gaya hidup sesuai dengan pemasukan. Kalau bisa tak berhutang, kalau iya berhutang kita harus pastiin bisa bayar. Lebih bagus kalau punya tabungan,” ungkapnya.
 
Cynthia juga menambahkan untuk menghindari banyak masalah psikologis pada usia dewasa, Anda bisa melakukan aktivitas-aktivitas positif. Dengan seperti itu, Anda juga akan lebih bahagia.
 
“Kita bisa hindari lingkungan yang menurut kita toxic (beracun). Cirinya adalah setelah bersosialisai dengan mereka kita jadi rasanya capek. Kita bikin batasan. Istirahat. Lakukan hobi. Share pekerjaan-pekerjaan yang kita suka,” tutupnya.
 

 
(FIR)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif