Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Cara Mendeteksi Pemicu Mengapa Anda Mudah Marah

Rona psikologi
Kumara Anggita • 07 Desember 2019 06:06
Jakarta: Pernahkah Anda marah pada hal-hal sepele? Ini terjadi bukan karena Anda marah pada hal-hal sepele tersebut melainkan ada masalah lain yang belum terselesaikan.
 
Bila Anda tidak segera mengidentifikasi kemarahan Anda, alhasil Anda akan terus-menerus mudah marah. Karena itu, jujurlah pada diri sendiri dan Anda akan tahu akar dari kemarahan.
 
Berikut cara mengetahui pemicu mengapa Anda mudah marah yang dilansir dari Huffpost.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Psikoterapis, Julie Freedman menyebutkan, faktor-faktor tertentu bisa membuat Anda kehilangan kesabaran dan merasa lebih mudah marah. Misalnya, jika Anda lapar, stres, merasa seperti Anda tidak didengarkan atau didengar, atau bosan.
 
Bila hal tersebut bukan menjadi alasannya, Freedman merekomendasikan untuk mengidentifikasi orang di sekitar (misalnya bos, anggota keluarga), tempat (misalnya susunan, lalu lintas) atau hal-hal (misalnya ketidakadilan sosial, filosofi, tidak mengikuti aturan) yang dapat memicu kemarahan Anda.
 
“Saya pikir orang-orang sangat jelas. Mereka mengerti kemarahan dan pemicunya,” kata Psikoterapis, Jothi Ramesh.
 
"Itulah mengapa penting bagi orang untuk jujur ??pada diri mereka sendiri dan benar-benar memperhatikan tentang situasi yang membuat frustasi bagi (mereka),” lanjutnya.
 
Namun, Ramesh tahu bahwa tidak semuanya hitam dan putih. Sesuatu menjadi rumit adalah ketika Anda selalu marah dalam satu situasi sementara Anda tahu biasanya, Anda tidak akan bereaksi seperti itu.

Anda tidak mungkin marah tanpa alasan

Jika Anda berpikir Anda memiliki kemarahan yang tidak dapat dijelaskan, pikirkan lagi. Baik Freedman dan Ramesh setuju bahwa selalu ada alasan untuk emosi yang kuat ini.
 
"Kemarahan adalah baju besi. Kita melakukannya dengan cepat untuk melindungi diri kita dari perasaan rentan lainnya," jelas Freedman.
 
“Kita mungkin merasa takut atau terluka terlebih dahulu, tetapi kemarahan, emosi sekunder, akan muncul dengan cepat,” jelasnya.
 
Ramesh menlanjutkan, ketika Anda tidak yakin dengan apa yang membuat Anda marah, atau mengapa Anda mungkin membentak secara tak terduga, bisa jadi kemarahan Anda telah tergeser.
 
Ini terjadi karena Anda tidak bisa mengungkapkan kemarahan Anda terhadap orang tertentu (misalnya Bos Anda) atau situasinya tidak pas (misalnya di restoran umum). Alhasil kemarahan diproyeksikan dengan cara berbeda pada orang lain atau situasi lain.
 
Itulah pemicu-pemicu kemarahan Anda muncul. Biasakan untuk segera mengetahui pemicunya agar Anda bisa menghindarinya atau mengatasinya, sebelum kemarahan menguasai Anda.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif