Anak yang sering memainkan olahraga berkelompok memiliki volume otak lebih besar dan lebih tangguh menghadapi depresi. (Foto: Pexels.com)
Anak yang sering memainkan olahraga berkelompok memiliki volume otak lebih besar dan lebih tangguh menghadapi depresi. (Foto: Pexels.com)

Olahraga Tim Tingkatkan Volume Otak dan Atasi Depresi Anak

Rona perkembangan remaja
Anda Nurlaila • 02 April 2019 18:34
Peneliti Universitas Washington di St. Louis menemukan manfaat olahraga terhadap anak usia praremaja 9-11 tahun. Anak yang sering memainkan olahraga berkelompok memiliki volume otak lebih besar dan lebih tangguh menghadapi depresi.
 

 
Jakarta:
Anak yang sering memainkan olahraga berkelompok memiliki volume otak lebih besar dan lebih tangguh menghadapi depresi. Hasil ini diperoleh peneliti Universitas Washington di St. Louis terhadap anak usia praremaja 9-11 tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di ketahui, depresi pada orang dewasa dikaitkan dengan penyusutan hippocampus. Daerah otak yang berperan penting dalam memori dan respons terhadap stres. 
 
"Temuan kami penting karena membantu menjelaskan hubungan antara keterlibatan dalam olahraga, volume wilayah otak tertentu dan gejala depresi pada anak-anak semuda sembilan tahun," kata penulis utama studi Lisa Gorham.
 
"Kami menemukan bahwa keterlibatan dalam olahraga, tetapi bukan kegiatan non-olahraga seperti musik atau seni, terkait dengan volume hippocampal yang lebih besar pada anak laki-laki dan perempuan, dan terkait dengan penurunan depresi pada anak laki-laki," kata Gorham seperti dikutip Science Daily. 
 
Hubungan ini sangat kuat untuk anak-anak yang berpartisipasi dalam olahraga yang terstruktur, seperti tim sekolah, liga non-sekolah atau pelajaran reguler, dibandingkan dengan keterlibatan yang lebih informal.
 
Temuan ini akan diterbitkan dalam jurnal Biological Psychiatry: Cognitive Neuroscience and Neuroimaging.
 
(Baca juga: Olahraga Bisa Redakan Depresi pada Anak-anak)
 
"Temuan ini meningkatkan kemungkinan menarik bahwa ada beberapa manfaat tambahan dari tim atau olahraga terstruktur, seperti interaksi sosial atau keteraturan," kata Deanna Barch, penulis senior studi dan Gregory B. Couch Profesor Psikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas Washington di St. Louis.
 
Olahraga Tim Tingkatkan Volume Otak dan Atasi Depresi Anak
(Anak yang sering memainkan olahraga berkelompok memiliki volume otak lebih besar dan lebih tangguh menghadapi depresi. Foto: Pexels.com)
 
Penelitian ini didasarkan pada sampel nasional dari 4.191 anak usia 9-11 tahun pada Studi Otak Remaja dan Perkembangan Kognitif. 
 
Orang tua memberikan informasi tentang partisipasi anak mereka dalam olahraga dan kegiatan lainnya serta gejala depresi pada anak. Pemindaian otak anak-anak memberikan data volume hippocampal bilateral mereka.
 
Penelitian lain menunjukkan dampak positif olahraga pada depresi dan hubungan dengan volume hippocampal pada orang dewasa. Penelitian ini adalah yang pertama menunjukkan bahwa partisipasi dalam olahraga tim mungkin memiliki efek antidepresi yang serupa pada anak-anak praremaja.

Olahraga tim dan depresi pada anak perempuan

Lisa Gorham, kapten Universitas Washington memiliki pengalaman pribadi untuk mengarahkan minat penelitiannya.
 
Hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan antara keterlibatan olahraga dan volume hippocampal pada anak perempuan. Tetapi tidak seperti anak laki-laki, tidak ada hubungan tambahan dengan depresi. 
 
Berarti bahwa berbagai faktor berkontribusi terhadap depresi pada anak perempuan, atau bahwa hubungan yang lebih kuat dengan keterlibatan olahraga dapat muncul pada periode perkembangan selanjutnya untuk anak perempuan.
 
Penting untuk dicatat, tulis Barch dan Gorham, bahwa hasil ini berkorelasi, bukan kausasional. Bisa jadi dengan berpartisipasi dalam olahraga mengarah pada peningkatan volume hippocampal dan penurunan depresi. 
 
Atau bisa jadi anak-anak yang tertekan lebih kecil kemungkinannya terlibat dalam olahraga dan juga memiliki volume hippocampal yang lebih kecil. Skenario mana pun bisa memiliki implikasi penting untuk memahami depresi masa kecil.
 
"Fakta bahwa hubungan ini paling kuat untuk tim atau olahraga terstruktur menunjukkan bahwa mungkin ada sesuatu tentang kombinasi latihan dan dukungan sosial atau struktur dari tim yang dapat berguna dalam mencegah atau mengobati depresi pada anak," kata Gorham.
 
"Temuan ini meningkatkan kemungkinan menarik untuk pekerjaan baru dalam mencegah dan mengobati depresi pada anak-anak."
 


 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif