Dengan memiliki saudara kandung, kita dapat belajar berinteraksi sosial setiap hari di rumah (Foto: Victoria Borodinova Pexels)
Dengan memiliki saudara kandung, kita dapat belajar berinteraksi sosial setiap hari di rumah (Foto: Victoria Borodinova Pexels)

Manfaat Sosial Memiliki Saudara Kandung

Rona keluarga gaya
Raka Lestari • 06 November 2019 08:00
Jakarta: Memiliki banyak saudara kandung dapat membuat seseorang lebih mampu bersosialisasi. Sebab mereka sering berinteraksi dengan orang lain, sekalipun sedang berada di rumah.
 
Journal of Family Psychology menyatakan, interaksi antara saudara kandung sangat penting dalam perkembangan sosial dan personal anak yang memilki saudara kandung. Meskipun memang, hubungan antara saudara kandung tidak selalu menyenangkan.
 
Kendati demikian, memiliki saudara kandung paling tidak dapat memberikan dukungan sosial tambahan. Terutama saat masa-masa kritis pada periode pembentukan karakter seorang anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Shane G. Owens, Ph.D., ABPP seorang psikolog yang bersertifikat di bidang psikologi perilaku dan kognitif, menjelaskan, meskipun pada kenyataannya anak-anak yang memiliki saudara kandung bisa saja tidak memiliki kemampuan sosial yang lebih baik dibandingkan anak-anak yang tidak memiliki saudara kandung, paling tidak mereka punya kesempatan melatih kemampuan sosial dibandingkan yang tidak punya saudara kandung.
 
"Anak-anak yang memiliki saudara kandung hampir selalu bisa berlatih untuk berbagi, bergiliran, dan keterampilan yang lebih kompleks seperti mendengarkan pendapat orang lain dan perspektif orang lain. Sedangkan anak-anak yang tidak memiliki saudara kandung hanya bisa mempelajari interaksi tersebut melalui teman bermain atau ketika di sekolah," ujar Owens.
 
Ada juga keuntungan lain yang bisa didapatkan dari memiliki saudara kandung. Terkadang mereka belajar bagaimana caranya untuk tidak mengganggu atau menyakiti orang lain. Dengan cara melihat dari kesalahan saudara mereka.
 
"Ini dinamakan pembelajaran sosial dan ini merupakan bagian penting dalam proses bertahan hidup dan berkembang seseorang," sambung Owens.
 
Sementara Meghan Walls, PsyD, psikolog anak di divisi kesehatan dan perilaku di Nemours Children’s Health System mengatakan, tidak selalu seperti itu. Ada bukti yang menunjukkan bahwa anak tunggal juga bisa memiliki kemampuan sosial. Namun hal tersebut didapatkan dari guru mereka dan terkadang pembelajaran yang diberikan dilakukan secara lebih profesional.
 
“Banyak penelitian menemukan bahwa jumlah teman yang dimiliki oleh anak tunggal tidak berbeda jauh dibandingkan anak yang memiliki saudara kandung. Sehingga tidak perlu khawatir karena anak tunggal pun bisa memiliki kemampuan sosial yang baik," tegas Walls.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif