Sebuah organisasi amal di Inggris dan Wales yang mengalakkan kesejahteraan hewan Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) menyatakan bahwa penyemprot aroma ruangan dapat membahayakan hewan peliharaan. (Foto: Angelina Litvin/Unsplash.
Sebuah organisasi amal di Inggris dan Wales yang mengalakkan kesejahteraan hewan Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) menyatakan bahwa penyemprot aroma ruangan dapat membahayakan hewan peliharaan. (Foto: Angelina Litvin/Unsplash.

Hati-hati, Minyak Esensial Bisa Meracuni Hewan Peliharaan

Rona keluarga hewan peliharaan
Sri Yanti Nainggolan • 19 Januari 2018 17:49
Jakarta: Bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan, sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan minyak esensial karena cairan tersebut berbahaya bagi kucing atau anjing. 
 
Sebuah unggahan dalam media sosial Facebook tentang seorang wanita yang bercerita bahwa kucingnya keracunan karena minyak kayu putih yang tersemprot ke seluruh ruangan menjadi viral. 
 
Sebuah organisasi amal di Inggris dan Wales yang mengalakkan kesejahteraan hewan Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) menyatakan bahwa penyemprot aroma ruangan dapat membahayakan hewan peliharaan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Minyak esensial berbahaya untuk kucing dan dapat menyebabkan reaksi merugikan," demikian menurut RSPCA pada Metro.co.uk. 
 
Hati-hati, Minyak Esensial Bisa Meracuni Hewan Peliharaan
(Sebuah organisasi amal di Inggris dan Wales yang mengalakkan kesejahteraan hewan Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) menyatakan bahwa penyemprot aroma ruangan dapat membahayakan hewan peliharaan. Foto: Jesse Orrico/Unsplash.com)
 
(Baca juga: Apakah Berbicara dengan Hewan Peliharaan Pertanda Anda Cerdas?)
 
Badan amal tersebut berpendapat bahwa minyak esensial dapat menimbulkan efek lebih parah dibandingkan cairan lain, termasuk dalam hal pernapasan. Misalnya, minyak pohon teh dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan meski hanya beberapa tetes ditelan kucing. 
 
Racun dalam minyak pohon teh dapat menyebabkan kucing mengalami beberapa gejala seperti depresi, tremor, muntah, dan mengeluarkan ludah secara berlebih.
 
Selain itu beberapa kucing juga dapat mengalami lumpuh pada kaki bagian belakang, ambruk, bahkan koma. Bahkan, kucing bisa mati karena paparan minyak pohon teh yang menyebabkan kegagalan organ. 
 
Demikian juga dengan minyak esensial jenis lain, yang dapat menyebabkan kucing keracunan. Beberapa gejala yang muncul adlah kesulitan bernapas, muntah, diare, dan kejang. Namun, setiap hewan memiliki gejala yang berbeda dengan waktu yang tak sama juga. 
 

 

 



 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif