Jakarta: Mengatasi suami yang sedang marah memang tidaklah mudah, terutama jika anak-anak sedang berada di rumah. Ketika sedang marah, sulit untuk mengajak pasangan yang sedang marah untuk berdiskusi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Saat suami sedang marah, apapun yang Anda katakan mungkin akan sulit untuk mereka terima. Dan saat hal ini terjadi, penting bagi Anda untuk dapat mengatasi situasi ketika suami sedang marah.
Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi suami yang sedang marah:
1. Tetap tenang
Ketika menghadapi suami yang sedang marah, Anda pun akan mudah terpancing emosi. Ketika hal itu terjadi, berusahalah sekuat mungkin untuk tetap tenang dan menahan amarah Anda tersebut.Mengalah bukan berarti Anda kalah, tetapi agar suasana bisa menjadi terkendali. Selain itu, dengan bersikap tenang juga Anda bisa berpikir lebih jernih.
.jpg)
(Dalam berkeluarga, terkadang ada saatnya Anda dan suami tak akur. Saat suami marah Anda bisa melakukan beberapa hal, semisal tetap tenang, dan memahami sudut pandang suami. Foto: Pexels.com)
2. Memahami sudut pandang suami
Tentu ada alasan mengapa suami Anda marah, entah itu mungkin karena masalah pekerjaan atau mungkin karena mereka lelah atau bisa juga karena mereka sedang khawatir akan suatu hal.Dengan mengetahui hal yang menjadi pemicu kemarahan mereka kemungkinan dapat membantu suami Anda untuk mengatasi masalah tersebut dengan lebih baik daripada harus beradu argumen.
3. Jangan balik memarahi mereka
Saat suami marah, usahakan jangan memarahi atau membentaknya. Hal itu tidak dapat menyelesaikan permasalahan, justru bisa membuat suami Anda menjadi semakin marah. Untuk itu, cobalah berbicara dengan tenang dan tanyakan apa yang ia inginkan dan apa masalah yang sebenarnya.4. Tetap hormati suami Anda
Ketika seseorang sedang marah, kemungkinan besar mereka tidak memikirkan apa saja yang mereka katakan. Untuk itu ketika suami Anda mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati Anda, kemudian mereka menyesali apa yang mereka katakan tersebut itu merupakan sesuatu pertanda baik.Katakan dengan tenang kepada mereka bahwa Anda mengapresiasi permintaan maaf mereka namun katakan juga bahwa Anda merasa sakit hati atau keberatan akan hal tersebut atas perkataan yang mereka lontarkan tersebut.
Jika suami Anda marah dan mulai mengatakan hal-hal yang tidak Anda sukai, Anda juga bisa meninggalkan mereka dan pergi ke ruangan lain di rumah sampai mereka bisa berbicara secara sopan kembali. Namun jika kemarahan pasangan Anda sudah bersifat abusive (dengan kekerasan fisik), Anda perlu mendapatkan bantuan segera.
Konsultasikan dengan psikolog jika Anda merasakan hal tersebut yang tak kunjung berubah. Anda bisa mengonsultasikannya ke beberapa layanan psikologi seperti di Rumah Sakit Royal Taruma, Klinik Terpadu - Fakultas Psikologi UI, atau TigaGenerasi Psikologi. Atau hubungi psikolog terdekat dari rumah Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
