NEWSTICKER
Okky Asokawati. (Foto: Dok. Instagram Okky Asokawati/@okkyasokawatireal)
Okky Asokawati. (Foto: Dok. Instagram Okky Asokawati/@okkyasokawatireal)

Cara Merawat Baju agar Tetap Awet

Rona pakaian bekas
Kumara Anggita • 18 Desember 2019 07:07
Jakarta: Semua orang ingin barang-barangnya tak cepat rusak, terlebih baju yang dipakai sehari-hari dan dapat mempengaruhi penampilan. Sayangnya, tidak semua orang paham cara merawat baju agar tetap awet.
 
Untuk itu, Anda harus paham cara-cara dasarnya. Berikut tips dari Okky Asokawati, Advisor Gaya.id sekaligus Pemilik & Instruktur di OKKY.WALLA Human Capital Development. Yang membawahi : modelling school, pengembangan kepribadian, profesional training.
 
Pertama, untuk baju kesayangan Anda mungkin Anda harus keluar ekstra dana dengan pergi ke laundry. Namun bila ini bukanlah ide yang ingin Anda terapkan, cobalah untuk mempelajari label yang tertera di pakaian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Namun kalau terbatas angarannya, bisa dipelajari petunjuk-petunjuk yang biasanya terdapat di label yang ada di baju kita. Apakah bisa dimasukin ke mesin cuci atau  cuci pakai tangan atau setrika dengan suhu tertentu,” ujarnya pada Medcom.id.
 
Selain itu, Anda lihat bahan busananya apa. Misalnya untuk jas, gantungkan dan jangan setrika asal. Pastikan suhunya tidak terlalu panas. “Karena untuk bahan tertentu biasanya bahan-bahan jas itu saran saya untuk setrika jangan terlalu panas," terangnya.
 
Menurutnya, bahan jas atau celana kalau disetrika terlalu panas, nanti ada capnya. Atau ada seperti ada bagian yang mengkilap. "Dan untuk jas saran saya, saran saya disimpannya digantung. Kalau jas dilipat dan terlalu lama disimpan dilipat  maka konsekuensinya  harus disetrika dengan setrikaan yang panas. Karena itu, celana dan jas digantung dengan setelannya supaya mudah untuk mencarinya,” ujarnya.
 
Cara menggantungnya pun juga ada caranya. Untuk menggantung celana disarankan memakai gantungan yang bagian untuk menggantung celananya itu peremukaannya bulat supaya digantung dibagi dua, tidak akan terdapat garis.
 
"Mudah-mudahan bisa dapet gantungan yang ada penjepitnya tapi memang gantungan seperti itu lebih mahal. Kalau mau cari gantungan biasa, bagian tengahnya yang dijadikan untuk menyampirkan sang celana itu pilihlah yang punya permukaan yang setengah lingkaran,” ungkapnya.
 
Sementara untuk busana berbahan katun justru jangan digantung melainkan dilipat agar tidak melar ke bawah. “Untuk busana-busana yang berbahan tebal, kaku. Saran saya digantung tapi berbahan katun kemudian tipis tak ada salahnya dilipat. Bahan-bahan kaos, dilipat karena kalau itu digantung dalam waktu lama maka besar kemungkinan saat kita beli panjangnya pas jadi memanjang,” ungkapnya.
 
Baju-baju tipis juga perlu perhatian ekstra. Jangan langsung gosok tapi lapisi dulu dengan kain tipis agar setrika tak menempel langsung.
 
“Untuk baju-baju yang sutra tipis, sebelum disetrika langsung diatasnya dikasih alas dari kain katun jadi baju tipis kita atau brokat diperlakukan seperti itu,” ujarnya.
 
Dan untuk busana berbahan linen, untuk memudahkan menggosok, Anda bisa cipratkan sedikit air. “Satu lagi linen kalau kita punya baju dari bahan ini. Linen akan kelihatannya kusut tapi kusut mahal, biasanya haris disetrika dulu. Maka akan lebih bagus kalau linen dikasi sedikit cipratan air. Biasanya hasilnya lebih bagus. Tapi awas kalau bepergian jangan pakai linen. Karena pakai linen berjam-jam pakai itu kita kaya keluar dari mesin cuci,” ungkapnya.
 
Terakhir, Okky menyarakan agar Anda menyiapkan agar lemari Anda diberikan kabur barus. Dengan seperti itu, serangga akan menjauh dan busana akan tetap dalam keadaan segar.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif