Beberapa orang tua masih tabu menjelaskan pada anaknya tentang hal-hal terkait identitas gender. (Ilustrasi/Pexels)
Beberapa orang tua masih tabu menjelaskan pada anaknya tentang hal-hal terkait identitas gender. (Ilustrasi/Pexels)

Kapan Mulai Mengenalkan Identitas Gender pada Anak?

Rona komunikasi orang tua dan anak
Kumara Anggita • 29 Juli 2020 17:14
Jakarta: Beberapa orang tua masih tabu menjelaskan pada anaknya tentang hal-hal terkait identitas gender. Padahal hal ini penting didapatkan anak agar rasa penasarannya terjawab dengan informasi yang benar oleh orang yang tepat. Kira-kira kapan ya waktu yang tepat mulai mengenalkan identitas gender pada anak?
 
Dr. Eva Devita Harmontiati, Sp. A(K) Ketua Satgas Perlindungan Anak menjelaskan bahwa hal yang pertama perlu diketahui para orang tua dalam mengajarkan tentang identitas gender adalah membedakan jenis kelamin dan gender.

Jenis kelamin

Jenis kelamin adalah organ kelamin yang dimiliki anak. Itu bisa penis atau vagina.

Gender

“Sedangkan mengenalkan gender itu mengenalkan bagaimana seorang anak bersikap, berperilaku, dan berperan sesuai dengan jenis kelaminnya tersebut,” ungkapnya dalam Live Intagram dengan Judul Mendidik Anak Mengenal Identitas Gender Sejak Dini, Selasa, 28 Juli 2020.
 
Menurutnya Anda bisa mulai mengajarkan identitas gender di usia 15-18 bulan, tergantung kesiapan anak waktu itu. “Tapi di usia itu, kita harus sudah mengenalkan anggota tubuh seorang anak. Mengenalkan kelaminnya itu sudah menjadi salah satu cara mengenalkan anggota tubuh. Jadi mulai dari situ.  ‘Kamu punya vagina atau kamu punya penis’,” ungkapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lalu Anda bisa melanjutkan penjelasan lebih mendalam ketika mereka memasuki usia 2-3 tahun. “Biasanya di usia 2-3 tahun mereka mulai penasaran dan bertanya-tanya lagi ‘kenapa aku berbeda dengan kakak atau mama?’ itu bisa dijelaskan lebih jauh lagi. ‘Kalau laki-laki punya penis fungsinya buat pipis’ kemudian dijelaskan juga perempuan beda, punyanya apa. Gunakan dengan bahasa yang mudah dicerna oleh anak,” paparnya.
 
Tentu penjelasan tak berhenti hanya di situ. Anak akan terus bertanya dan Anda bisa mulai menjelaskan tentang peran gender yang lebih kompleks.
 
“Di usia 6-8 tahun biasanya sudah mulai ada pertanyaan kritis seperti kenapa kalau laki-laki harus disunat, kenapa perempuan payudara besar. Itu bisa dijelaskan dengan bahasa sederhana bahwa fungsinya berbeda-beda. Misalnya payudara perempuan membesar karena nanti akan menyusui,” ungkapnya.
 
Oleh karena itu, kembangkanlah pengetahuan Anda terkait hal ini. Berikan informasi yang perlu mereka dapatkan untuk perkembangannya.
 

 

(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif