Lewat minatnya, anak juga dapat membangun hubungan sosial. (Foto: Naomi Shi/Pexels)
Lewat minatnya, anak juga dapat membangun hubungan sosial. (Foto: Naomi Shi/Pexels)

Memahami dan Memanfaatkan Hobi serta Minat Anak Prasekolah

Rona tumbuh kembang anak
Anda Nurlaila • 04 Juni 2019 12:00
Anak-anak pada periode prasekolah biasanya memiliki minat besar dan obsesif dengan kesukaan mereka. Tapi rata-rata, gairah anak prasekolah bertahan kurang dari setahun.
 
Jakarta:
Aktivitas berkaitan dengan hobi memang sangat menyenangkan, termasuk si kecil yang memasuki periode prasekolah. Pada usia ini, anak umumnya memiliki minat tertentu seperti dinosaurus, aneka hewan, boneka hingga lego. Bila sedang bermain, mereka dapat menghabiskan waktu berjam-jam.
 
Para peneliti memperkirakan 70 persen anak-anak prasekolah memiliki minat yang besar dan bahkan terlihat obsesif dengan kesukaan mereka. Bunda, Anda bisa membuat hobi ini bermanfaat bagi buah hati.

-Pemicu minat anak

Sebanyak 69 persen hobi anak karena dipicu orang tua. Tapi tak semua anak mengikuti kesukaan orang tua mereka. Penelitian psikologi menunjukkan bahwa satu dari tiga orang tua tidak tahu dari mana minat anak berasal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti orang dewasa anak juga dapat tertarik pada jenis aktivitas tertentu yang sama sekali unik dan tidak pernah diperkenalkan dalam keluarga. Mulai dari sesuatu yang terlihat biasa seperti boneka, bajak laut, hingga aktivitas yang benar-benar unik.
 
Penyebab munculnya daya tarik pada anak prasekolah umumnya mengikuti garis gender tradisional. Anak laki-laki cenderung menyukai kendaraan, mesin, dan pahlawan super.
 
Sedangkan anak perempuan suka bermain masakan, boneka, atau pakaian. Orang tua yang mengarahkan anak dengan mainan sesuai gender termasuk penyebab timbulnya ketertarikan anak.

-Cara manfaatkan hobi anak

"Lewat mainan kesukaan, orang tua dapat mengajarkan anak beberapa hal, selain membuat anak bahagia. Minat yang kuat dapat memicu rasa ingin tahu intelektual," ungkap Direktur Soho Parenting Lisa Spiegel.
 
Saat menyenangi sesuatu, anak memiliki rentang perhatian yang lebih lama. Orang tua dapat bermain dengan anak sambil menjelaskan banyak hal. Selain pengetahuannya bertambah, kosa kata anak semakin banyak.
 
Lewat minatnya, anak juga dapat membangun hubungan sosial. Anak yang bermain boneka dengan orang dewasa atau anak sebaya dapat mengatasi rasa malu atau gugup. Anak juga akan lebih mudah menjawab pertanyaan.  
 
Obsesi anak dapat mendekatkan hubungan keluarga. Orang tua dan saudara yang mendukung hobi si kecil juga akan belajar lebih banyak mengenai kesukaan anak. Tak menutup kemungkinan hobi akan menular di antara anggota keluarga.

-Nikmati hobi anak 

Saat melihat anak menghabiskan waktu berjam-jam dengan blok untuk membangun gedung dan robot atau bermain dokter-dokteran, Anda mungkin menyangka si kecil akan menjadi arsitek atau dokter. Tapi jangan terlalu mengandalkan dugaan Anda.
 
Rata-rata, gairah anak prasekolah bertahan kurang dari setahun, kata Dr. Alexander. Saat sekolah, beberapa anak akan mulai menyenangi hal lain yang lebih menarik baginya.
 
Meski begitu, minat memperlihatkan keterampilan awal pada anak. Jika dia suka permainan teka-teki, ia mungkin lebih tertarik matematika. Anak suka menggambar dan musik cenderung bersemangat dan kurang peduli dengan pendapat orang lain mengenai hasil kerja mereka. Anak yang senang menghafal fakta-fakta hewan cenderung mengembangkan keterampilan berpikir kritis kuat.
 
Sehingga, bagi orang tua lebih baik membirkan gairah anak pada hobinya berkembang seluas-luasnya. Nikmati semua pengetahuan acak yang anak peroleh dari kesukaannya yang berubah-ubah. Yang terpenting, meluangkan waktu bersama anak dan menikmati proses belajar bersama buah hati lebih penting daripada memikirkan karier mereka di masa datang.
 
Cerdas Menjaga Tumbuh Kembang Si Kecil

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif