Cara Memberikan Obat pada Bayi
Jika si kecil terpaksa diberi puyer yang pahit. Anda boleh bertanya untuk tambahan penetralisir puyernya di apotek. (Foto: Picsea/Unsplash.com)
Jakarta: Memang tak ada yang menginginkan si kecil sakit saat usianya masih bayi (di bawah 12 bulan). Tapi terkadang sakit flu atau pilek bisa saja menyerangnya.

Jika sudah begini hal pertama yang Anda lakukan adalah jangan sesekali menakar sendiri takaran atau obat yang langsung Anda beli sendiri tanpa mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis anak.

Berikut ini adalah tips cara tepat memberikan obat pada bayi dari dr. Nila Ayu Deliana Fitri, SpA, dari RS. Hermina, Tangerang.


1. Cek tanggal kedaluarsa
Jangan lupa melihat tanggal kedaluarsanya di kemasan. Dan baca cara pemakaiannya. Sebelum memberikan obat, pastikan juga Anda mencuci tangan.

2. Jeda memberikan obat normalnya adalah 8 jam
Sebaiknya tidak lebih dan tidak kurang dari itu dalam memberikannya obat. Dan dosisnya juga harus sesuai dengan yang dokter sarankan. Jangan menambah atau mengurangi sendiri. Karena jika kurang atau lebih efek mengobatinya menjadi tidak maksimal. 

(Baca juga: Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Memberikan Obat pada Bayi)

3. Gunakan sendok takaran bukan sendok makan
Ketika memberikan obat dengan sendok, sebaiknya pastikan sendok takaran obatnya bersih atau steril dari kotoran. Posisi sendok agak diletakkan di bawah bibir agar obat dapat masuk. Anda perlu ingat bahwa sendok makan takarannya tidak tepat. Untuk itu lebih baik menggunakan sendok takaran obat.


(Jangan lupa melihat tanggal kedaluarsanya di kemasan. Dan baca cara pemakaiannya. Sebelum memberikan obat, pastikan juga Anda mencuci tangan. Foto: Picsea/Unsplash.com)

4. Posisi
Ketika memberikan obat, posisi si kecil agak ditegakkan badannya agar obat mudah masuk.

5. Simpan obat
Jika obat sirup masih tersisa, simpanlah dengan rapat dalam suhu ruangan yang terjaga (bisa di dalam kamar) sekitar 26-27 derajat selsius.

6. Reaksi obat
Jika si kecil terlihat bereaksi muntah atau keracunan obat segera bawa si kecil ke IGD Anak. Hal ini untuk menghindari respons penyerapan obatnya lebih lanjut. (Penyerapan obat berlangsung selama 30 menit).

7. Pemberian puyer
Jika si kecil terpaksa diberi puyer yang pahit. Anda boleh bertanya untuk tambahan penetralisir puyernya di apotek. Biasanya boleh ditambahkan sirup manis atau sirup cokelat sebanyak 2 cc setiap sendoknya.

8. Cara yang tenang
Berikan kepadanya dengan cara yang halus, rileks, dan tenang. Ini akan membantunya tenang saat menelan obat. Jika si kecil sulit diberikan obat dan meronta, Anda boleh membedongnya sesaat saja ketika ia akan diberikan obat.

Bila obat menggunakan pipet, isilah pipet sesuai dengan petunjuk dari dokter. Lalu letakkan pipet di ujung bibirnya. Dan keluarkan obatnya perlahan-lahan.







(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id