Ada banyak alasan mengapa bayi mengalami sleep regression ini, mulai dari alasan fisiologis sampai kondisi suhu yang ada di ruangan sehingga membuat bayi menjadi tidak bisa tidur nyenyak.
Dan jika itu yang terjadi, berikut ini adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan terhadap bayi Anda ketika mengalami sleep regression dilansir dari Romper.com.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
1. Jangan biarkan mereka tidur di tempat tidur Anda
Dr Ken Feuerstein, seorang dokter anak di New York mengatakan bahwa sesekali bisa mengajak anak atau bayi Anda tidur bersama di kasur Anda. Namun secara umum, sebaiknya bayi atau anak-anak tidak tidur di tempat tidur bersama Anda.
(Baca juga: Mengatasi Tantrum Saat Si Kecil Mau Tidur)

(Bayi masih belum bisa membedakan antara malam hari dan siang hari, sehingga mereka juga belum mengerti mengenai waktu isitrahat Anda. Foto: Laura Lee Moreau/Unsplash.com)
2. Jangan menghukum mereka
Bayi masih belum bisa membedakan antara malam hari dan siang hari, sehingga mereka juga belum mengerti mengenai waktu isitrahat Anda.
Dr Feuerstein menyarankan untuk menggunakan pendekatan yang lebih positif kepada anak-anak misalnya seperti memberikan pelukan jika mereka bisa tidur tepat waktu.
3. Jangan biarkan mereka sendiri
Dr Feuerstein menyarankan jika anak Anda menangis untuk jangka waktu yang lama, pergilah secara berkala dan jangan lupa untuk memeriksakan bayi Anda.
Dia mengatakan untuk mengeceknya selama beberapa menit dan kemudian pergi. Ini akan memberi mereka rasa aman. Tetapi jangan terlalu lama membiarkan mereka menangis.
4. Jangan memberikan obat-obatan
Menurut Dr Feuerstein ketika anak Anda mengalami sleep regerssion jangan berikan obat-obatan untuk membuat mereka tertidur. Hal ini karena bisa berdampak negatif pada mereka.
5. Jangan panik
Ketika anak Anda mengalami sleep regression ini, tidak perlu panik dan percaya bahwa ini semua akan berakhir. Dan percaya bahwa siklus tidur anak Anda pun akan kembali normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
