Eyeliner mampu memberi kesan tegas pada mata. Namun, ternyata riasan ini berisiko menganggu kesehatan mata.
Berdasarkan studi, menerapkan eyeliner terlalu dekat dengan mata dapat memicu berbagai gangguan mata.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Eyeliner yang terperangkap dalam lapisan atas mata, selain menyebabkan iritasi, juga bisa menyebabkan penglihatan kabur," ujar Alison Ng, pemimpin penelitian dari University of Waterlo, Kanada, seperti dinukil Daily Mail, Senin (6/4/2015).
Efek yang lebih buruk lagi bisa menimpa mereka yang menggunakan lensa kontak.
"Eyeliner yang menempel pada lensa kontak dapat memicu bakteri berkembang di mata. Risikonya gangguan penglihatan," imbuhnya.
Guna menguji berapa persen kadar eyeliner yang berpindah ke mata, peneliti menganalisis melalui tiga wanita usia 26-30 yang menggunakan eyeliner. Hasilnya, sebanyak 15-30 persen partikel eyeliner pindah ke mata setelah diaplikasikan.
Untuk mencegahnya, Alison menyarankan memilih eyeliner pensil ketimbang eyeliner cair. Yang harus diperhatikan juga, ujung pensil eyeliner harus tajam untuk mencegah gumpalan yang menempel saat pengaplikasian di mata.
"Raut sebagian ujung pensil sebelum digunakan. Dan pastikan Anda selalu menghapus riasan mata sebelum tidur," saran dia.
Meski demikian, hasil ini mungkin tak berlaku bagi semua orang, mengingat subyek yang diteliti adalah ras kaukasia yang berkelopak mata besar. Alison tak dapat memastikan apakah penelitian ini akan berlaku pada ras Asia yang memiliki kelopak mata lebih kecil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ROS)
