Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Bagaimana Hukum Salat Idulfitri di Rumah? Ini Penjelasannya

Ramadan hari raya idul fitri Idulfitri 2021 Lebaran 2021
Adri Prima • 12 Mei 2021 05:07
Jakarta: Situasi pandemi yang belum selesai membuat pemerintah menghimbau agar masyarakat tidak menggelar salat Idulfitri di masjid secara beramai-ramai pada tanggal 1 Syawal 1442 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021.
 
Tak hanya itu, pemerintah juga menganjurkan masyarakat untuk menggelar salat Idulfitri di rumah. Lalu bagaimana sebenarnya hukum salat Idulfitri di rumah?
 
Berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), salat Idulfitri boleh dilakukan di rumah. Pada hakikatnya, hukum melaksanakan salat Idulfitri adalah sunah muakkad atau sangat dianjurkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengacu pada situasi pandemi yang sedang berlangsung, MUI telah menerbitkan Fatwa Nomor 28 Tahun 2020 tentang ketentuan salat Ied saat pandemi.
 
Fatwa MUI tersebut juga mencantumkan tiga jenis ketentuan dalam pelaksanaan salat Idul Fitri di kawasan terdampak pandemi virus Covid-19.
 
Pertama, jika umat Islam berada di kawasan terdampak Covid-19 yang sudah terkendali pada saat 1 Syawal 1441 H, yang salah satunya ditandai dengan angka penularan menunjukkan kecenderungan menurun dan ada kebijakan pelonggaran aktifitas sosial yang memungkinkan terjadinya kerumunan berdasarkan ahli yang kredibel dan amanah, maka salat Idul Fitri bisa dilaksanakan dengan cara berjamaah di tanah lapang, masjid, mushalla, atau tempat lain.
 
Kedua, jika umat Islam berada di kawasan terkendali atau kawasan yang bebas Covid-19, dan diyakini tidak terdapat penularan (seperti di kawasan pedesaan atau perumahan terbatas yang homogen, tidak ada yang terkena Covid-19, dan tidak ada keluar masuk orang), shalat Idulfitri dapat dilaksanakan dengan cara berjamaah di tanah lapang, masjid, mushalla atau tempat lain.
 
Ketiga, shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan di rumah dengan berjamaah bersama anggota keluarga, atau secara sendiri (munfarid), terutama jika berada di kawasan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali.
 
Dengan demikian, umat Islam yang khawatir dengan risiko penularan virus corona, diperbolehkan untuk melaksanakan shalat Ied di rumah, baik berjamaah dengan keluarga ataupun sendirian.
 
Mengenai tempat pelaksanaan shalat Idul Fitri, Nabi Muhammad SAW pernah melangsungkan shalat sunah tersebut di mushola maupun masjid. Selain itu, dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim juga disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah melaksanakan shalat Ied di tempat lapang.
 
Dalam kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab karangan Imam Nawawi, diuraikan bahwa: “Sunah itu pelaksanaan shalat Ied di mushola jika masjid desa sempit sebagaimana riwayat yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW keluar menuju ke mushola dan masyarakat banyak (hadir) pada shalat Ied.”
 
Sementara terkait kondisi pandemi virus corona saat ini, pelaksanaan shalat Ied ini bisa dialihkan dari masjid, musala, atau lapangan terbuka ke dalam rumah demi melakukan upaya pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19.
 

(ACF)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif