“Saat shalat fardhu dan witir, dianjurkan untuk membaca Qunut Nazilah selama bulan Ramadan,” dikuitp dari fatwa Nomor 24 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah di Bulan Ramadan dan Syawal Tahun 1442 H, Selasa, 13 April 2021.
Tujuannya adalah agar pandemi covid-19 yang sudah lebih dari setahun segera diangkat oleh Allah SWT. “Agar wabah Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT dan dihindarkan dari segala bencana.”
Sejarah
Melansir laman Nu Online, Nabi Muhammad pertama kali mengamalkan Qunut Nazilah ini pasca tragedi Bir Ma’unah pada bulan Shafar ke-4 Hijriyah (Mei 625 H) di mana 70 sahabat yang lolos hanya satu orang Amr bin Umayyah. Rasulullah SAW mengamalkan Qunut Nazilah ini selama sebulan.Diamalkan saat ketika menghadapi musibah
Qunut nazilah diamalkan ketika umat Islam menghadapi persoalan keamanan, pertanian, bencana alam, bencana kemanusiaan, dan juga musibah virus yang menimpa dunia sekarang.Bacaan Qunut Nazilah
"Allahumma inna nasta'inuka wa nastaghfiruka, wa nastahdika wa nu'minu bika wa natawakkalu alaika, wa nutsni alaikal khaira kullahu nasykuruka wa la nakfuruka, wa nakhla'u wa natruku man yafjuruk. Allahumma iyyaka na'budu, wa laka nushalli wa nasjud, wa ilaika nas'a wa nahfid, narju rahmataka wa nakhsya adzabak, inna adzabakal jidda bil kuffari mulhaq."Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Artinya, “Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjuk-Mu, beriman kepada-Mu, bertawakkal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikan-Mu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu. Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan shalat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengaharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News (ACF)
