Syiar Anak Negeri 2019 menjadi program yang mewadahi pelajar madrasah aliyah se-Indonesia menunjukan bakat berdakwah.. Foto: Medcom.id/ Kautsar.
Syiar Anak Negeri 2019 menjadi program yang mewadahi pelajar madrasah aliyah se-Indonesia menunjukan bakat berdakwah.. Foto: Medcom.id/ Kautsar.

Kemenag Usul Stasiun TV Produksi Program bagi Pendakwah Muda

Ramadan Syiar Anak Negeri
Kautsar Widya Prabowo • 05 Mei 2019 06:58
Jakarta: Kementerian Agama menghimbau stasiun televisi dapat-dapat memproduksi program yang mengangkat bakat kreatif dari pelajar-pelajar Indonesia, terutama dalam berdakwah. Pasalnya program tersebut dirasa sangat minim menyemarakan layar kaca Indonesia.
 
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengatakan Indonesia yang dibentuk oleh keberagaman ini harus sering diberikan narasi-narasi kebangsaan melalui dakwah. Terlebih bulan suci Ramadan menjadi momentum yang tepat dalam memproduksi program yang mewadahi pendakwah muda.
 
"Jadi dakwah tadi itu bukan hanya agama, tapi tentang kebangsaan, di negara yang majemuk ini perlu ada upaya menyampaikan narasi kebangsaan," ujarnya kepada Medcom.id usai menghadiri program Syiar Anak Negeri 2019, di Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat, Sabtu, 5 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


TV ia percaya sebagai medium yang tepat dalam menyebarkan syiar-syiar kebangsaan. Seperti halnya dengan Metro TV yang diapresiasi lantaran berhasil menyelenggarakan kembali program Syiar Anak Negeri. Program yang mewadahi pelajar madrasah aliyah se-Indonesia menunjukan bakat berdakwah.
 
"Kita mengajak stasiun tv membuat program yang sama (Syiar Anak Negeri) untuk mengutamakan narasi kebangsaan, narasi harmonisasi sosial yang akan dilakukan anak-anak kita," imbuhnya.
 
Lebih lanjut, Kamaruddin menginginkan jika stasiun tv dapat memproduksi program-program tersebut, alangkah baiknya dapat menjadi program harian. Tidak hanya berhenti pada bulan Ramadan saja.
 
"Harus berkelanjutan, puasa ini menjadi momentum saja, stasiun tv bisa menjangkau masyarakat Indonesia sangat luas, perlu inisiatif," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Metro TV bersama Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan program Syiar Anak Negeri 2019. Program tv yang diadakan dalam menyambut bulan suci Ramadan ini mengajak kalangan pelajar madrasah aliyah untuk berkompetisi lagu religi, syair dan dakwah Ramadan.
 
Direktur Utama Metro TV Suryo Pratomo mengatakan program tersebut hadir atas keresahan minimnya program-program di tv yang fokus terhadap bakat siswa-siswi madrasah di daerah-daerah. Kebanyakan stasiun tv hanya menyajikan program-program bersifat hiburan belaka.
 
"Program tv banyak hiburnya dan adek-adek madrasah banyak yang jadi penononton, kalau dibalik mereka yang tampil dan anak kita yang nonton tidak kalah menariknya," ujarnya saat memberikan sambutan program Syiar Anak Negeri 2019, di Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat, Sabtu, 5 Mei 2019.
 

(EKO)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif