TIPS
Hati-Hati! Dinding Berjamur Jangan Langsung Dicat, Bisa Makin Parah
Rizkie Fauzian
Senin 26 Mei 2025 / 17:59
Jakarta: Masalah jamur di dinding rumah sering kali dianggap sepele, padahal jika tidak ditangani dengan benar, jamur dapat merusak struktur bangunan dan memicu masalah kesehatan, seperti alergi hingga gangguan pernapasan.
Sayangnya, banyak orang justru langsung mengecat ulang dinding yang berjamur tanpa mengatasi akar masalahnya terlebih dahulu. Tindakan tersebut justru bisa memperburuk kondisi dinding, karena jamur akan tumbuh kembali di balik lapisan cat baru.
Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi jamur di dinding? Berikut ini beberapa langkah efektif dan aman untuk mengatasi jamur di dinding rumah sebelum kamu melakukan pengecatan ulang.
Cara mengatasi jamur di dinding rumah. Foto: Shutterstock
Catatan penting jangan mengecat dinding yang masih lembap karena jamur bisa tumbuh di bawah permukaan cat.
Mengatasi jamur di dinding rumah tidak cukup hanya dengan mengecat ulang. Penting untuk menghilangkan akar masalahnya terlebih dahulu, seperti kelembapan dan kurangnya ventilasi, agar jamur tidak kembali.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Sayangnya, banyak orang justru langsung mengecat ulang dinding yang berjamur tanpa mengatasi akar masalahnya terlebih dahulu. Tindakan tersebut justru bisa memperburuk kondisi dinding, karena jamur akan tumbuh kembali di balik lapisan cat baru.
Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi jamur di dinding? Berikut ini beberapa langkah efektif dan aman untuk mengatasi jamur di dinding rumah sebelum kamu melakukan pengecatan ulang.
Cara atasi jamur di dinding

Cara mengatasi jamur di dinding rumah. Foto: Shutterstock
1. Identifikasi penyebab kelembapan
Jamur tumbuh subur di area lembap. Sebelum membersihkan, periksa apakah ada kebocoran pada atap atau pipa air, sirkulasi udara buruk, kondensasi di dinding kamar mandi atau dapu. Solusinya atasi dulu sumber kelembapan untuk mencegah jamur muncul kembali.2. Bersihkan jamur dengan cairan anti-jamur
Gunakan cairan pembersih anti-jamur atau larutan alami seperti campuran cuka putih dan air, baking soda yang dicampur air hangat, larutan air dan pemutih (bleach), 1:3. Setelah itu, oleskan pada area berjamur, diamkan selama 10–15 menit, lalu gosok dengan sikat halus.3. Keringkan permukaan dinding
Setelah dibersihkan, keringkan dinding secara menyeluruh dengan kain bersih atau kipas angin.Catatan penting jangan mengecat dinding yang masih lembap karena jamur bisa tumbuh di bawah permukaan cat.
| Baca juga: 7 Tips Ampuh dan Hemat Mencegah Kamar Kos Berjamur |
4. Gunakan cat khusus anti-jamur
Jika dinding sudah benar-benar kering dan bersih dari jamur, gunakan cat pelapis anti-jamur atau anti-lembap untuk mencegah jamur datang kembali.5. Jaga sirkulasi udara
Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang cukup. Kamu bisa memasang exhaust fan atau membuka jendela secara rutin agar udara tidak lembap.Mengatasi jamur di dinding rumah tidak cukup hanya dengan mengecat ulang. Penting untuk menghilangkan akar masalahnya terlebih dahulu, seperti kelembapan dan kurangnya ventilasi, agar jamur tidak kembali.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)