Kebocoran atap sering kali tidak langsung terlihat dari luar rumah. Dalam banyak kasus, tanda-tandanya justru muncul di bagian dalam hunian dan kerap diabaikan hingga kerusakan menjadi lebih parah.
Karena itu, penting mengenali berbagai pertanda atap rumah bocor sejak dini agar perbaikan dapat segera dilakukan sebelum merusak struktur bangunan.
Pertanda atap rumah mulai bocor

Pertanda atap rumah mulai bocor. Foto: Freepik
1. Plafon muncul noda kuning atau cokelat
Salah satu tanda paling umum adalah munculnya bercak kuning atau kecokelatan pada plafon. Kondisi ini biasanya terjadi akibat rembesan air dari bagian atap.2. Cat dinding mengelupas
Air yang merembes dari atap dapat membuat kelembapan dinding meningkat. Akibatnya, cat mulai menggelembung, retak, hingga mengelupas.3. Bau apek di dalam rumah
Atap bocor yang dibiarkan terlalu lama dapat memicu tumbuhnya jamur dan membuat ruangan terasa lembap serta berbau apek.4. Muncul jamur atau lumut
Jamur pada sudut plafon atau dinding menjadi indikasi adanya kelembapan berlebih akibat kebocoran atap.5. Suara tetesan air saat hujan
Jika terdengar suara tetesan air di plafon atau loteng saat hujan turun, kemungkinan terdapat celah pada atap yang mulai bocor.6. Rangka atap mulai lapuk
Kebocoran yang berlangsung lama dapat membuat rangka kayu menjadi rapuh dan lapuk karena terus terkena air.7. Genteng bergeser atau retak
Perubahan posisi genteng akibat angin atau usia material juga dapat menjadi penyebab utama kebocoran atap rumah.Selain faktor usia bangunan, kebocoran atap juga bisa dipicu pemasangan genteng yang kurang tepat serta saluran air hujan yang tersumbat. Pemeriksaan rutin terutama saat musim hujan dapat membantu mencegah kerusakan lebih besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News