TIPS
Rahasia Memasak Nasi agar Tidak Cepat Basi dan Lebih Sehat
Rizkie Fauzian
Jumat 29 Mei 2026 / 19:24
- Teknik memasak tertentu dapat membantu menurunkan kadar kalori pada nasi.
- Penyimpanan dan kebersihan rice cooker berpengaruh agar nasi tidak cepat basi.
- Penggunaan air dan proses mencuci beras yang tepat membantu kualitas nasi lebih baik.
Jakarta: Nasi menjadi makanan pokok yang hampir dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat Indonesia. Namun, banyak orang mulai mencari cara memasak nasi yang lebih sehat sekaligus tidak mudah basi agar lebih praktis untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain memperhatikan jenis beras yang digunakan, cara memasak nasi juga memengaruhi kandungan kalori serta daya tahan nasi setelah matang. Dengan teknik yang tepat, nasi dapat menjadi lebih sehat, pulen, dan tahan lebih lama.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara memasak nasi rendah kalori agar tidak mudah basi..jpg)
Cara memasak nasi rendah kalori agar tidak mudah basi. Foto: Freepik
Selain lebih sehat, jenis beras tersebut juga cenderung memiliki tekstur yang tidak terlalu lembek sehingga nasi lebih tahan lama.
Namun, mencuci terlalu lama dapat mengurangi kandungan nutrisi pada beras. Cukup cuci beras dua hingga tiga kali hingga air terlihat lebih jernih.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Selain memperhatikan jenis beras yang digunakan, cara memasak nasi juga memengaruhi kandungan kalori serta daya tahan nasi setelah matang. Dengan teknik yang tepat, nasi dapat menjadi lebih sehat, pulen, dan tahan lebih lama.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara memasak nasi rendah kalori agar tidak mudah basi.
Cara memasak nasi rendah kalori agar tidak mudah basi
.jpg)
Cara memasak nasi rendah kalori agar tidak mudah basi. Foto: Freepik
1. Pilih jenis beras yang tepat
Jenis beras memengaruhi kandungan kalori pada nasi. Beras merah, beras cokelat, maupun beras pera umumnya memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding beras putih biasa.Selain lebih sehat, jenis beras tersebut juga cenderung memiliki tekstur yang tidak terlalu lembek sehingga nasi lebih tahan lama.
2. Cuci beras secukupnya
Mencuci beras membantu membersihkan kotoran dan sisa pati berlebih yang menempel pada permukaan beras.Namun, mencuci terlalu lama dapat mengurangi kandungan nutrisi pada beras. Cukup cuci beras dua hingga tiga kali hingga air terlihat lebih jernih.
3. Gunakan takaran air yang pas
Penggunaan air terlalu banyak dapat membuat nasi menjadi lembek dan lebih cepat basi. Sebaliknya, takaran air yang tepat membantu nasi matang lebih baik dan tahan lebih lama. Sesuaikan jumlah air dengan jenis beras yang digunakan agar tekstur nasi tetap pulen.4. Tambahkan minyak kelapa
Menambahkan sedikit minyak kelapa saat memasak nasi disebut dapat membantu mengurangi kadar pati yang mudah dicerna sehingga kalori nasi menjadi lebih rendah. Selain itu, cara ini juga membantu tekstur nasi tidak mudah lengket.5. Dinginkan nasi sebelum disimpan
Setelah matang, nasi sebaiknya tidak langsung ditutup rapat dalam kondisi sangat panas. Diamkan beberapa saat agar uap panas berkurang sehingga nasi tidak cepat lembap dan basi. Jika ingin disimpan lebih lama, nasi dapat dimasukkan ke wadah tertutup dan disimpan di kulkas.6. Bersihkan rice cooker secara rutin
Rice cooker yang kotor dapat memicu pertumbuhan bakteri dan membuat nasi lebih cepat basi. Pastikan bagian panci, tutup, hingga lubang uap dibersihkan secara rutin setelah digunakan. Kebersihan alat masak juga membantu menjaga aroma dan kualitas nasi tetap baik.7. Hindari terlalu sering membuka tutup rice cooker
Membuka tutup rice cooker terlalu sering dapat membuat suhu di dalam berubah sehingga nasi lebih cepat kering maupun basi. Sebaiknya buka tutup hanya saat diperlukan agar kualitas nasi tetap terjaga.Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)