Selain menambah kesan lapang, teras tanpa pagar juga memberi fleksibilitas bagi pemilik rumah untuk memanfaatkan area depan sebagai ruang multifungsi. Mulai dari taman kecil, area duduk santai, hingga gazebo sederhana dapat diwujudkan tanpa batas visual yang kaku.
Konsep teras terbuka ini memungkinkan pemilik rumah lebih leluasa mengeksplorasi material dan gaya desain, seperti beton ekspos, bata putih, hingga pemanfaatan pencahayaan alami melalui atap transparan. Setiap model memiliki karakteristik tersendiri, baik dari segi estetika maupun perawatannya.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah inspirasi desain teras tanpa pagar yang bisa diterapkan di rumah.
Inspirasi desain teras tanpa pagar
1. Teras tanpa pagar dengan nuansa tumbuhan alami

Desain teras tanpa pagar yang bisa kamu jadikan referensi. Foto: Gemini AI
Desain ini menonjolkan kesan asri melalui kehadiran tanaman hijau di area teras. Tanpa pagar, pemilik rumah bebas menempatkan tanaman dalam pot di berbagai sudut, menciptakan suasana yang lebih hidup dan menenangkan.
Konsep ini terasa semakin nyaman jika teras dilengkapi kanopi untuk melindungi dari panas dan hujan. Untuk rumah berukuran kecil, seperti tipe 36, tanaman berukuran mungil bisa menjadi pilihan agar tidak membuat area terasa sempit.
Penggunaan rumput hijau di lantai taman juga disarankan untuk mengurangi debu tanah sekaligus menjaga kebersihan teras. Selain sebagai area hijau, konsep ini juga cocok dimanfaatkan sebagai ruang bermain hewan peliharaan.
2. Teras tanpa pagar dengan desain skylight

Desain teras tanpa pagar yang bisa kamu jadikan referensi. Foto: Gemini AI
Model berikutnya menghadirkan nuansa modern-industrial dengan penggunaan beton ekspos pada dinding dan plafon. Daya tarik utama teras ini terletak pada desain skylight yang biasanya diterapkan di area interior.
Skylight berbentuk lingkaran atau geometris memungkinkan cahaya matahari masuk secara alami tanpa menimbulkan panas berlebih. Untuk menyeimbangkan kesan kaku dari beton, penambahan tanaman hijau dapat menjadi elemen dekoratif yang menyegarkan.
3. Teras tanpa pagar berundak dengan bench

Desain teras tanpa pagar yang bisa kamu jadikan referensi. Foto: Gemini AI
Konsep teras berundak menawarkan tampilan modern dan dinamis. Lantai teras dibuat menyatu dengan tangga, menciptakan efek visual seolah teras melayang dari permukaan tanah.
Alih-alih menggunakan set meja dan kursi, desain ini memanfaatkan bench atau bangku panjang yang praktis dan mampu menampung lebih banyak orang. Perpaduan warna lantai gelap dengan elemen kayu di sekitarnya memberikan kesan elegan sekaligus hangat.
4. Teras tanpa pagar dengan dinding bata ekspos

Desain teras tanpa pagar yang bisa kamu jadikan referensi. Foto: Gemini AI
Permainan tekstur menjadi kunci utama pada desain ini. Dinding bata ekspos yang dilapisi cat putih memberikan tampilan sederhana namun tetap menarik perhatian.
Konsep ini cocok bagi pemilik rumah yang menginginkan teras estetik tanpa dekorasi berlebihan. Cukup tambahkan kursi santai, lampu gantung berkap besi, serta beberapa tanaman hias untuk menciptakan suasana nyaman.
Aksesori tambahan seperti vas unik atau hiasan dinding dapat menjadi sentuhan akhir yang mempercantik tampilan teras.
5. Teras tanpa pagar bergaya scandinavian open space

Desain teras tanpa pagar yang bisa kamu jadikan referensi. Foto: Gemini AI
Desain Scandinavian menjadi pilihan ideal untuk teras mungil karena menghadirkan kesan bersih, hangat, dan lapang. Dominasi warna putih, abu-abu muda, serta sentuhan kayu terang seperti white oak membuat teras terlihat modern dan rapi.
Penggunaan kursi rotan sintetis atau armchair berkaki ramping dapat memperkuat kesan ringan pada ruang. Untuk dekorasi, sebaiknya tidak berlebihan satu pot tanaman besar seperti Monstera sudah cukup mempermanis area.
Bagi rumah dengan lebar teras kurang dari dua meter, konsep open space dengan tampilan clean look sangat disarankan. Pemilihan lantai granit matte, tegel motif klasik, atau penggunaan built-in bench menempel dinding juga dapat menghemat ruang tanpa mengurangi fungsi teras. (Syarifah Komalasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News