Jelang Pemesanan, Warga Kembali Serbu Rusun DP 0 Rupiah
Maket rumah susun Klapa Village. medcom.id/Rizki Fauzian
Jakarta: Sejak telah disahkannya Pergub Hunian DP 0 Rupiah, warga kembali mendatangai lokasi rumah susun Klapa Village di Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka ingin memastikan kapan bisa mulai memesan proyek perdana program unggulan Pemprov DKI tersebut.

Salah satunya adalah Toni, seorang pensiunan yang saat ini tinggal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Bersama sang istri, dia ingin memesan rumah susun untuk putra sulungnya yang memiliki usaha di Jakarta Timur.


"Takut kehabisan. Saya akses ke lokasi bagus, dekat jalan tol juga," ujar Toni yang mengaku tidak mempersoalkan bila akhirnya harus membayar uang muka sekali pun.

baca juga:Wagub Sandi waspadai calo hunian DP 0 Rupiah

Hal sebaliknya disampaikan Widodo, warga Tanjung Priok. Kepada medcom.id yang juga menemuinya di kantor pemasaran Klapa Village, dia sangat berharap nantinya benar-benar tidak ada uang muka yang harus dia bayarkan saat memesan unit rumah susun tersebut.

"Kalau benar-benar tanpa uang muka ya harusnya dibantu, jangan membayar uang administrasi yang besar. Saya mohon agar rusun ini diberikan kepada yang benar-benar tidak mampu, jangan sampai yang beli malah yang pakai mobil," harapnya.


Sayangnya baik Toni yang pensiunan dan Widodo yang pekerja swasta, tidak mendapat informasi lengkap tentang informasi skema pembiayaan yang mereka butuhkan. Dua petugas di kantor pemasaran Klapa Village mengaku belum tahu detail mengenai hal penting tersebut.

"Sejak groundbreakingyang datang mendaftar berminat sudah sekitar 1500 KK. Tahap pertama ini hanya 700-an unit yang dibangun. Katanya awal Mei pemesanan mulai dibuka," ujar seorang petugas yang menolak menyebut namanya.

Persyaratan

Ada dua tipe unit rumah susun ditawakan dalam proyek perdana program Hunian DP Nol Rupiah ini. Tipe 21 (satu kamar) yang cicilanya Rp 1,2 juta per bulan dan tipe 36 (dua kamar) dengan nilai cicilan Rp 2,1 juta per bulan untuk tenor masing-masing hingga 20 tahun.

baca juga: Ini 'Amunisi' Memiliki Rusun Tanpa DP

Dokumen yang disyaratkan untuk memesannya tidak rumit. Yakni;

1. Salinan KTP dan/atau Kartu Keluarga (KK) DKI Jakarta yang membuktikan mereka adalah warga DKI Jakarta selama lima tahun terakhir.

2. Surat keterangan belum memiliki rumah dan belum pernah mengikuti program sejenis dari RT, RW dan kelurahan tempat tinggalnya sesuai KTP dan KK.

3. Karyawan menyertakan slip gaji yang menyatakan pendapatan bulanannya tak lebih dari Rp 7 juta tapi harus lebih tinggi dari UMR DKI Jakarta yang saat ini berkisar Rp 3,5 juta.

4. Sudah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak yang valid

5. Berusia minimal 21 tahun dan maksimal 40-45 tahun. Diprioritaskan bagi yang sudah berkeluarga.



 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id