NEWS

Kawasan Industri Pulogadung Siapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Rizkie Fauzian
Jumat 24 Juli 2026 / 11:46
Ringkasnya gini..
  • JIEP menggandeng PT Morego Green Indonesia untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi di Kawasan Industri Pulogadung
  • JIEP dan Morego Green akan mengkaji model pengelolaan sampah yang terintegrasi
  • Kerja sama ini mendukung implementasi Pergub DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2021, yang mewajibkan kawasan dan perusahaan mengelola sampah secara mandiri
Jakarta: PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) menjalin kerja sama dengan PT Morego Green Indonesia untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi di Kawasan Industri Pulogadung.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Non-Disclosure Agreement (NDA).

Kerja sama ini menjadi langkah awal kedua perusahaan dalam menyusun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di kawasan industri seluas 433 hektare tersebut.

Inisiatif ini juga mendukung implementasi Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2021 yang mewajibkan kawasan dan perusahaan mengelola sampah secara mandiri sebelum dikirim ke tempat pemrosesan akhir.

Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi, mengatakan pengelolaan sampah menjadi salah satu isu strategis yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Penandatanganan MoU dan NDA ini merupakan langkah awal untuk membangun sinergi dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi di Kawasan Industri Pulogadung.

"Sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pergub Nomor 102 Tahun 2021, PT JIEP berkomitmen mendukung upaya pengurangan sampah yang berakhir di TPST Bantargebang sekaligus menciptakan nilai tambah melalui pengelolaan sampah yang lebih optimal," ujar Dharma dalam keterangannya, Jumat, 24 Juli 2026.
 
Baca juga: KEK Industropolis Batang Bakal Adopsi Konsep Kawasan Industri Jepang

Menurut Dharma, kerja sama tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

Melalui kajian bersama PT Morego Green Indonesia, kedua perusahaan akan menyusun model pengelolaan sampah yang sesuai dengan karakteristik kawasan industri dan dapat memberikan manfaat bagi tenant maupun lingkungan sekitar.

Sementara itu, Chairman PT Morego Green Indonesia, Wing Indrasmoro, mengatakan kolaborasi ini menjadi peluang menghadirkan inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

"Kami percaya bahwa sinergi antara PT Morego Green Indonesia dan PT JIEP dapat menghasilkan solusi pengelolaan sampah yang tidak hanya mampu mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang selama ini belum dimaksimalkan," kata Wing.

Pengelolaan sampah menjadi tantangan besar bagi DKI Jakarta mengingat kapasitas TPST Bantargebang yang terus mengalami tekanan akibat meningkatnya volume sampah setiap tahun. Melalui kerja sama ini, JIEP berharap dapat berkontribusi dalam mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan di kawasan industri.

Saat ini, PT JIEP mengelola Kawasan Industri Pulogadung seluas 433 hektare yang dihuni lebih dari 400 tenant. Selain mengembangkan infrastruktur kawasan, perusahaan juga terus memperkuat aspek keberlanjutan melalui berbagai program pengelolaan lingkungan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)

MOST SEARCH