NEWS
KEK Industropolis Batang Perluas Potensi Kawasan Lewat Sport Tourism
Rizkie Fauzian
Kamis 27 Agustus 2026 / 10:42
- KEK Industropolis Batang memperluas aktivitas kawasan dengan mengembangkan olahraga dan pariwisata.
- Sport tourism dinilai dapat memperkenalkan karakter kawasan sekaligus menarik masyarakat dari berbagai daerah.
- Aktivitas olahraga berpotensi mendorong pergerakan masyarakat dan kegiatan ekonomi pendukung di Batang.
Jakarta: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang terus memperkuat pengembangan kawasan dengan menghadirkan aktivitas yang tidak hanya berkaitan dengan sektor industri, tetapi juga olahraga, pariwisata, dan kegiatan masyarakat.
Pengembangan tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan SEZ Industropolis Run 2026 yang memasuki tahun ketiga. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi kawasan sekaligus menghadirkan aktivitas yang dapat menarik masyarakat dari berbagai daerah.
“Memasuki tahun ketiga, kami ingin SEZ Industropolis Run terus berkembang dan memiliki standar yang semakin tinggi. Kami ingin event ini tidak hanya menjadi tempat masyarakat menikmati olahraga sekaligus merasakan pengalaman berlari di kawasan yang memiliki karakter unik,” ujar Kepala Departemen Corporate Office & Protocoler KEK Industropolis Batang, M. Rizza Akbar dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Agustus 2026.
SEZ Industropolis Run 2026 mengusung tema “Dari Sport Tourism Menuju Panggung Kompetisi Atlet Elit”. Ajang tersebut turut mengundang atlet-atlet lari nasional untuk berkompetisi bersama pelari dari berbagai daerah.
Lintasan perlombaan melewati sejumlah area di kawasan Batang, mulai dari kawasan industri modern, perkebunan karet, danau reservoir, hingga dermaga di pesisir Laut Jawa.
Kondisi lintasan yang steril dari kendaraan juga memberikan ruang bagi peserta untuk menikmati perpaduan lanskap industri dan alam selama perlombaan.
Untuk mendukung pencatatan waktu, penyelenggara menggunakan sistem timing chip sehingga catatan waktu peserta dapat diperoleh secara akurat.
“SEZ Industropolis Run menjadi salah satu momentum yang memperkenalkan Batang dari sisi yang berbeda. Tidak hanya sebagai daerah yang berkembang dengan kawasan industrinya, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki ruang bagi olahraga, pariwisata, komunitas, dan aktivitas masyarakat,” kata Bagus.
Menurutnya, event olahraga yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah juga memiliki peluang memberikan dampak lebih luas bagi daerah melalui pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi pendukung.
Dengan arah rute baru, distribusi peserta diharapkan lebih merata sehingga bottleneck dapat diminimalkan. Peserta juga dapat menikmati area dermaga dengan panorama Laut Jawa sebagai salah satu bagian dari pengalaman perlombaan.
SEZ Industropolis Run 2026 menargetkan 2.626 peserta yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Half Marathon sebanyak 350 peserta, 10K sebanyak 1.300 peserta, dan 5K sebanyak 976 peserta.
Pada kategori HM Open, juara pertama mendapatkan Rp10 juta, juara kedua Rp7,5 juta, dan juara ketiga Rp5 juta untuk masing-masing kategori putra dan putri.
Kategori HM Master 40+ menyediakan hadiah Rp3 juta, Rp2 juta, dan Rp1 juta untuk tiga besar putra dan putri. Sementara kategori 10K Open memperebutkan hadiah Rp5 juta, Rp3 juta, dan Rp2 juta untuk tiga besar putra dan putri.
Untuk kategori 5K Open, hadiah juara pertama hingga ketiga masing-masing Rp3 juta, Rp2 juta, dan Rp1 juta untuk putra maupun putri.
Penyelenggara juga menyediakan kategori Best Costume dengan total hadiah Rp5 juta untuk lima pemenang.
SEZ Industropolis Run 2026 turut diperkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia Tegal sebagai Event Collaborator. Bank Indonesia Tegal membawa pesan “WANI”, yakni Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi, sebagai bagian dari edukasi perlindungan konsumen dalam transaksi pembayaran digital.
Melalui penyelenggaraan tahun ketiga, KEK Industropolis Batang berupaya menghadirkan aktivitas yang mempertemukan kawasan industri dengan olahraga dan pariwisata, sekaligus memperkenalkan karakter kawasan kepada masyarakat yang lebih luas.
(KIE)
Pengembangan tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan SEZ Industropolis Run 2026 yang memasuki tahun ketiga. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi kawasan sekaligus menghadirkan aktivitas yang dapat menarik masyarakat dari berbagai daerah.
“Memasuki tahun ketiga, kami ingin SEZ Industropolis Run terus berkembang dan memiliki standar yang semakin tinggi. Kami ingin event ini tidak hanya menjadi tempat masyarakat menikmati olahraga sekaligus merasakan pengalaman berlari di kawasan yang memiliki karakter unik,” ujar Kepala Departemen Corporate Office & Protocoler KEK Industropolis Batang, M. Rizza Akbar dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Agustus 2026.
SEZ Industropolis Run 2026 mengusung tema “Dari Sport Tourism Menuju Panggung Kompetisi Atlet Elit”. Ajang tersebut turut mengundang atlet-atlet lari nasional untuk berkompetisi bersama pelari dari berbagai daerah.
Potensi kawasan jadi bagian pengalaman
SEZ Industropolis Run 2026 menawarkan lintasan yang relatif landai atau flat track. Lintasan tersebut telah tersertifikasi AIMS (Association of International Marathons and Distance Races), sehingga dapat mendukung peserta yang ingin mengoptimalkan performa dan mengejar Personal Best.Lintasan perlombaan melewati sejumlah area di kawasan Batang, mulai dari kawasan industri modern, perkebunan karet, danau reservoir, hingga dermaga di pesisir Laut Jawa.
Kondisi lintasan yang steril dari kendaraan juga memberikan ruang bagi peserta untuk menikmati perpaduan lanskap industri dan alam selama perlombaan.
Untuk mendukung pencatatan waktu, penyelenggara menggunakan sistem timing chip sehingga catatan waktu peserta dapat diperoleh secara akurat.
Dorong aktivitas ekonomi daerah
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Batang Bagus Pambudi mengatakan kegiatan olahraga yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah dapat memperkenalkan Batang dari sisi yang berbeda.“SEZ Industropolis Run menjadi salah satu momentum yang memperkenalkan Batang dari sisi yang berbeda. Tidak hanya sebagai daerah yang berkembang dengan kawasan industrinya, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki ruang bagi olahraga, pariwisata, komunitas, dan aktivitas masyarakat,” kata Bagus.
Menurutnya, event olahraga yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah juga memiliki peluang memberikan dampak lebih luas bagi daerah melalui pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi pendukung.
Hadirkan rute baru dan 2.626 peserta
Pada penyelenggaraan tahun ini, SEZ Industropolis Run menghadirkan pembaruan arah lintasan atau route reversal. Perubahan dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap alur pergerakan peserta, terutama di sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan seperti kawasan dermaga.Dengan arah rute baru, distribusi peserta diharapkan lebih merata sehingga bottleneck dapat diminimalkan. Peserta juga dapat menikmati area dermaga dengan panorama Laut Jawa sebagai salah satu bagian dari pengalaman perlombaan.
SEZ Industropolis Run 2026 menargetkan 2.626 peserta yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Half Marathon sebanyak 350 peserta, 10K sebanyak 1.300 peserta, dan 5K sebanyak 976 peserta.
Pada kategori HM Open, juara pertama mendapatkan Rp10 juta, juara kedua Rp7,5 juta, dan juara ketiga Rp5 juta untuk masing-masing kategori putra dan putri.
Kategori HM Master 40+ menyediakan hadiah Rp3 juta, Rp2 juta, dan Rp1 juta untuk tiga besar putra dan putri. Sementara kategori 10K Open memperebutkan hadiah Rp5 juta, Rp3 juta, dan Rp2 juta untuk tiga besar putra dan putri.
Untuk kategori 5K Open, hadiah juara pertama hingga ketiga masing-masing Rp3 juta, Rp2 juta, dan Rp1 juta untuk putra maupun putri.
Penyelenggara juga menyediakan kategori Best Costume dengan total hadiah Rp5 juta untuk lima pemenang.
SEZ Industropolis Run 2026 turut diperkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia Tegal sebagai Event Collaborator. Bank Indonesia Tegal membawa pesan “WANI”, yakni Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi, sebagai bagian dari edukasi perlindungan konsumen dalam transaksi pembayaran digital.
Melalui penyelenggaraan tahun ketiga, KEK Industropolis Batang berupaya menghadirkan aktivitas yang mempertemukan kawasan industri dengan olahraga dan pariwisata, sekaligus memperkenalkan karakter kawasan kepada masyarakat yang lebih luas.
(KIE)