Ini syarat ambil KPR tenor 30 tahun
Dirut Bank BTN Maryono dan Ketum KOI Erick Thohir diapit dua atlet panjat tebing DKI Jakarta, Muhadi (kiri) dan Nur Alvita Rahma (kanan) dalam pengumuman KPR BTN Atlet di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Antara Foto/Widodo S Jusuf
Jakarta:Ada produk baru dari Bank Tabungan Negara (BTN), yaitu KPR dengan uang muka lima persen dan tenor hingga 30 tahun. Tapi fasilitas ini khusus untuk atlet nasional yang telah lulus verifikasi oleh Komite Olahraga Indonesia (KOI).

"Kami akan verifikasi dengan harapan agar atlet yang sesuai mendapatkannya dan jangan sampai penyalahgunaan. Ini KPR kan pinjaman, jadi harus ada pertanggungjawabannya," kata Ketua Umum KOI yang juga Ketua Umum Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir.


Ini disampaikannya dalam persiapan peluncuran program KPR BTN khusus atlet di GOR Sumantri Brodjonegoro, Jl HR Rasuna Said, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama Bank BTN Maryono.

baca juga:KPR tenor 30 tahun dari BTN

Erick menegaskan harus verifikasi demi menyesuaikan harapan BTN yang ingin memberi kontribusi kepada kesejahteraan atlet. Sebagai pahlawan yang kerap mengibarkan Merah Putih di pentas dunia, maka sudah sepatutnya tidak ada lagi atlet yang hingga masa tua masih kesulitan memiliki tempat tinggal pribadi.

Mengenai kriteria yang diterapkan dalam verifikasi ini, setidaknya atlet bersangkutan pernah mengikuti ajang kompetisi semacam Olimpiade, Asian Games atau SEA Games. Tidak kalah penting adalah memiliki rekam jejak juara tingkat internasional.

Artinya bukan hanya atlet yang masih aktif bisa mendapatkan fasilitas KPR khusus ini. Para purna atlet juga berkesempatan untuk ikut memiliki rumah pribadi dengan kemudahan yang Bank BTN tawarkan.

"Eksklusifitas atlet ini kita harus jaga dan harus diutamakan. Bukan gak semua atlet gak perlu rumah, tapi tujuannya adalah menyemangati atlet lain agar mendapat reward atas prestasinya. Jadi tidak hanya memberi, hingga membuat mereka malas. Tapi harus memotivasi," paparnya.

Program KPR untuk atlet akan diluncurkan pada 11 Juni 2018. Realisasi pembangunannya di bulan yang sama berbekal verifikasi yang sudah dimulai saat ini.

"Untuk lokasi dan pilihan jenis huniannya, sesuai dengan pilihan atletnya sendiri," ujar Direktur Utama BTN Maryono dalam kesempatan sama.




 



(LHE)