Terpanjang di Indonesia, Jembatan Suramadu Konstruksinya Tahan Gempa

Rizkie Fauzian 24 Oktober 2018 08:08 WIB
hong kongtiongkokmacau
Terpanjang di Indonesia, Jembatan Suramadu Konstruksinya Tahan Gempa
Perahu nelayan di sekitar kaki jembatan Suramadu sisi Tambakwedi, Surabaya, (21/10/2018). Sedang dimatangkan pembebasan biaya tol kendaraan roda empat atau lebih untuk meningkatkan efisiensi pengiriman barang. Antara Foto/M Risyal Hidayat
Surabaya: Jembatan penghubung antara Hong Kong-Zhuhai-Macau Bridge tercatat sebagai jembatan atas laut terpanjang dunia. Indonesia juga punya jembatan atas laut terpanjang, yaitu  Jembatan Suramadu menghubungkan wilayah Pulau Jawa dan Pulau Madura.

Jembatan Suramadu yang berarti Surabaya-Madura ini membentang di atas Selat Madura. Total panjangnya 5.438 meter dan lebar 30 meter membuat Suramadu dinobatkan sebagai jembatan terpanjang di Indonesia.


Proyek pembangunan Jembatan Suramadu dimatangkan ulang pada era Presiden Habibie yang visinya adalah mengembangkan Madura sebagai pusat industri. Peletakan batu pertama pembangunannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003 dan diresmikan penggunaannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009.

Suramadu juga menyediakan lajur khusus bagi pengendara sepeda motor di setiap sisi luar jembatan. Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian, yaitu jalan layang, jembatan penghubung, dan jembatan utama.

baca juga: Tiongkok kini punya jembatan terpanjang dunia

Pembangunan

Pembangunan jembatan ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan di Pulau Madura, meliputi infrastruktur dan ekonomi di Madura yang dinilai lebih tertinggal dibandingkan dengan wilayah lain di Provinsi Jawa Timur. Ide awalnya dilontarkan Presiden Soekarno dan desainnya sempat dikerjakan di Institut Teknologi Bandung (ITB), sayangnya tidak ada kelanjutan.

Proyek kemudian dilanjutkan dengan menggandeng tim ahli konstruksi dari Jepang. Namun, proyek kembali terhenti saat terjadi krisis moneter pada 1998.

Konstruksi awal jembatan Suramadu memang tak memakai tiang pancang, alasannya tentu saja agar bisa dilewati oleh kapal laut. Kemudian agar mudah dilewati kapal laut, pada bagian tengah jembatan diberi ruang setinggi 35 meter dari atas permukaan laut.

Pada bagian tersebut merupakan konstruksi tersulit, sehingga pembangunannya sempat terhambat dan menyebabkan biaya pembangunan membengkak menjadi Rp 4,5 triliun.


Kepadatan arus kendaraan roda dua yang melintas Jembatan Suramadu. Di saat angin bertiup sangat kencang, untuk sementara jembatan ditutup bagi kendaraan roda dua. Antara Foto/Zabur Karuru

Jembatan Suramadu memiliki empat lajur dua arah selebar 3,5 m dan dua lajur darurat selebar 2,75 m. Dua bentang samping sepanjang 192 meter dan satu bentang utama sepanjang 434 meter. Jembatan utama ini menggunakan konstruksi cable stayed yang dikaitkan ke puncak menara kembar setinggi 140 meter.

Sementara bagian lantai jembatan menggunakan konstruksi komposit setebal 2,4 meter. Sedangkan untuk menghubungkan jembatan dan jalan darat dibangun jembatan layang yang memiliki panjang 1.458 meter di sisi Surabaya dan 1.818 meter di sisi Madura.

Jalan layang ini dibangun dengan menggunakan konstruksi penyangga Pavement Condition Index (PCI) yang merupakan suatu metode memprediksi atau menilai kondisi perkerasan jalan berdasar jenis dan tingkat kerusakan yang bisa dipakai sebagai acuan pemeliharaan.

Selanjutnya pembangunan jembatan yang menghubungkan jembatan utama dengan jalan layang terdiri dari dua bagian dengan panjang masing-masing 672 meter. Jembatan ini menggunakan konstruksi penyangga beton kotak sepanjang 80 meter tiap bentang dengan 7 bentang tiap sisi yang ditopang fondasi penopang berdiameter 180 cm.

Tahan Gempa

Pembangunan jembatan Suramadu juga melibatkan beberapa peneliti, terutama karena konstruksinya yang berada di atas laut dan juga tiupan angin yang kencang. Hasilnya, jembatan ini mampu menahan gempa hingga 7 skala richter.

Pembangunan Suramadu menghabiskan 650 ribu ton beton dan 50 ribu ton besi baja. Jembatan ini juga diperkirakan mampu menahan beban dengan berat satu kendaraan sekitar 10 ton. Usia pakai jembatan Suramadu diklaim mampu bertahan hingga 100 tahun sejak selesainya pembangunan.



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id