Baja untuk 60 Menara Eiffel jadi 1 Jembatan
Panjang total jembatan hampir 55 kilometer dan 6,7 kilometer di antaranya merupakan terowongan bawah laut. AFP Photo/Anthony Wallace
Macau: Pekan depan perjalanan antara Hong Kong - Macau - Zhuhai bisa ditempuh dengan bermobil. Teluk yang memisahkan ketiganya kini telah dihubungkan bentangan jembatan yang sebagian di antaranya berupa terowongan bawah laut.

Jembatan yang memecahkan rekor terpanjang di dunia ini membentang dari Zhuhai hingga Pulau Lantau, Hong Kong. Panjang totalnya hampir 55 kilometer dan 6,7 kilometer di antaranya merupakan terowongan bawah laut.   


Pembangunan jembatan bernama Hong Kong-Zhuhai-Macau Bridge tersebut membutuhkan 420 ribu ton baja. Konon dengan baja sebanyak itu lebih dari cukup untuk  membangun 60 buah Menara Eiffel baru.



Bagian paling menantang adalah membangun terowongan bawah laut sepanjang 6,7 kilometer yang dibuat siang malam selama 24 jam secara terus menerus. Jembatan yang melintasi Pearl River Delta ini memiliki enam lajur dan terdiri dari empat terowongan serta empat pulau buatan dan perlu pipa beton berteknologi kedap air seberat total 80 ton untuk menggubungkannya.

Jembatan diklaim mampu menahan badai topan dan dirancang bisa digunakan hingga 120 tahun lamanya.

Dengan bahan material tersebut, tak heran jika biaya pembuatannya membengkak hingga Rp 200 triliun. Selain itu, dibutuhkan waktu 14 tahun untuk merencanakan serta membangun struktur jembatan yang sangat besar itu yang separuh di antaranya hanya untuk pekerjaan kontruksinya.


Tembok penghalang di ruas jembatan wilayah Hong Kong. Secara politis jembatan terpanjang dunia ini dipandang sebagai upaya Tiongkok menekankan kekuasaan terhadap Hong Kong. AFP Photo/Anthony Wallace

Rencananya upacara peresmian penggunaannya akan digelar pada 23 Oktober mendatang. Waktu yang Hong Kong juga merupakan wilayah Tiongkok, tetapi akan ada 800 pegawai bea cukai dan imigrasi di ujung jembatan wilayahnya.

Sebuah pulau reklamasi seluas 130 hektar tak jauh dari Bandara Chek Lap Kok, Hong Kong dijadikan pos imigrasi. Pos imigrasi 'dipersenjatai' fasilitas X-ray canggih seharga puluhan juta USD yang mampu menyaring dua truk kontainer lintas batas dengan gambar resolusi tinggi.

Seperti megaproject lain, jembatan tersebut juga masih menyisakan pro-kontra dan masalah. Tapi tidak ada yang tidak penasaran merasakan sensasi melaju di jembatan yang memangkas waktu tempuh Hong Kong ke Zhuhai yang semula tiga jam menjadi 30 menit ini.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id