Data terbaru Rumah123 mencatat anomali pasar di awal tahun, di mana inflasi tahunan (2,92 persen) melaju lebih kencang daripada kenaikan harga rumah nasional (0,7 persen). Ini adalah sinyal bahwa "Feng Shui" keuangan rumah tangga sedang tidak seimbang.
Jika pemilik rumah pasif membiarkan cicilan KPR berjalan dengan bunga floating yang tinggi, mereka tidak sedang menabung, melainkan sedang membiarkan asetnya "terbakar" secara perlahan oleh inflasi biaya.
Padamkan bunga tinggi dengan take over KPR
.jpg)
Kuda Api 2026 saatnya take over KPR. Foto: Freepik
Momentum Imlek identik dengan tradisi bersih-bersih rumah untuk membuang energi buruk tahun lalu. Head of Research Rumah123, Marisa Jaya menyarankan pemilik rumah untuk menerapkan filosofi yang sama pada cicilan mereka.
“Tahun Kuda Api itu karakternya liar dan tidak kenal ampun pada mereka yang lambat. Bunga floating yang tinggi itu ibarat debu atau energi kotor yang menumpuk di rekening. Di saat harga rumah hanya naik 0,7 persen tapi bunga yang Anda bayar ke bank bisa di atas 11 persen," kata Marisa dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 18 Februari 2026.
Menurutnya, itu namanya financial ciong (kemalangan finansial). Kamu merasa memiliki aset, padahal nilainya sedang tergerus. Satu-satunya cara membalikkan keadaan di tahun yang panas ini adalah dengan memadamkan bunga tinggi itu lewat KPR Take Over.
Banyak orang berharap Hoki datang sendiri di tahun baru. Namun, Firman Pamungkas, VP Marketing Rumah123, menegaskan bahwa di Tahun Kuda Api, keberuntungan hanya milik mereka yang berani bermanuver dengan action-oriented.
“Jangan menunggu bunga turun sendiri, karena karakter tahun ini penuh ketidakpastian. Hoki atau 'Angpao' terbesar tahun ini justru ada di tangan Anda sendiri," jelas dia.
Dengan memindahkan KPR dari bunga floating (±12 persen) ke bunga fixed promo (mulai 4-5 persen), kamu bisa menciptakan penghematan hingga ratusan juta rupiah sampai lunas. Itu adalah 'Angpao' nyata yang bisa diberikan untuk keluarga, bukan sekadar harapan kosong.
Semangat Kuda Api yang agresif juga terlihat di pasar properti penyangga Jakarta. Tangerang mencatat lonjakan minat pencarian properti hingga 13,9 persen, sementara Bekasi menjadi wilayah langka yang harga rumahnya masih tumbuh 2,4 persen, nyaris mengimbangi inflasi.
Data ini menunjukkan bahwa masyarakat tetap antusias mengejar properti (elemen Kuda), namun harus hati-hati agar tidak terjebak bunga tinggi (elemen Api). Mengerti bahwa mengurus KPR ulang sering dianggap "ribet" dan merusak suasana hati tahun baru, Rumah123 menghadirkan layanan KPR Take Over secara end-to-end.
Layanan ini bertindak layaknya konsultan pribadi yang menghitungkan potensi cuan, memilihkan bank dengan bunga terendah, hingga mengurus administrasi sampai tuntas.
“Jadikan Tahun Kuda Api ini titik balik. Ubah cicilan yang membebani menjadi aset yang benar-benar membawa hoki. Cek potensi 'Angpao' penghematan Anda sekarang lebih mudah di Rumah123,” kata Firman.
Memasuki tahun baru ini, keberanian finansial tidak selalu identik dengan membeli aset baru, melainkan mengoptimalkan aset yang telah dimiliki melalui strategi pembiayaan yang lebih cerdas. Pastikan rumah tetap menjadi sumber kenyamanan, bukan beban finansial. Apapun kendala cicilan Anda, ada jalannya di Rumah123.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News