Colliers Indonesia menilai tren ini akan mempercepat inisiatif peningkatan aset (asset enhancement) dan reposisi gedung perkantoran. Keberlanjutan kini tidak lagi sekadar nilai tambah, melainkan faktor penentu dalam membentuk permintaan ruang kantor.
Bagus Adikusumo, Head of Office Services Colliers Indonesia, menyampaikan bahwa perusahaan semakin mengevaluasi bagaimana ruang kerja mampu mendukung kesejahteraan karyawan, tujuan organisasi, serta ambisi pertumbuhan jangka panjang.
"Tren ini diperkirakan akan mempercepat inisiatif peningkatan aset dan reposisi, menegaskan semakin pentingnya keberlanjutan dalam membentuk permintaan perkantoran," kata Bagus dalam laporan, dikutip Rabu, 4 Maret 2026.
Efisiensi energi jadi kebutuhan strategis
Di tengah kenaikan biaya listrik, menempati gedung perkantoran hemat energi mampu memberikan penghematan sekitar 20–40 persen dibandingkan gedung konvensional.Senior Manager – Energy Efficiency & Environmental Solutions Colliers Indonesia Zyotty Thamsil, menegaskan bahwa efisiensi energi kini menjadi kebutuhan strategis, terutama bagi penyewa yang berfokus pada pengendalian biaya operasional sekaligus target keberlanjutan.
“Efisiensi energi bukan lagi pilihan, ini adalah kebutuhan strategis bagi penyewa yang berfokus pada pengendalian biaya dan keberlanjutan,” ujar Zyotty.
Gedung berkinerja tinggi umumnya menawarkan konsumsi listrik lebih rendah, kenyamanan termal lebih baik, kualitas udara dalam ruang lebih sehat, dan pengurangan emisi karbon yang terukur.
Langkah ini membantu perusahaan mencapai jalur dekarbonisasi yang lebih efisien secara biaya.
Strategi fit-out berkelanjutan di gedung nonsertifikasi
Meski tidak semua perusahaan dapat mengakses gedung bersertifikasi hijau, strategi fit-out berorientasi keberlanjutan tetap bisa diterapkan di gedung non-sertifikasi.Rahmat Alam, Head of Project Management Colliers Indonesia, menyebutkan bahwa optimalisasi ruang melalui desain hijau dan fit-out efisien dapat menekan biaya sekaligus memperkuat kredensial ESG perusahaan.
Di tengah persaingan pasar perkantoran Indonesia, insentif fit-out kini menjadi elemen penting dalam negosiasi sewa. Pemilik gedung menawarkan skema pembiayaan fleksibel untuk mempercepat okupansi dan meningkatkan daya tarik aset.
Colliers merekomendasikan agar penyewa mengadopsi strategi tempat kerja berbasis data dengan mengevaluasi pola kerja, tingkat utilisasi ruang, serta kebutuhan karyawan.
Dengan mengacu pada metrik ESG yang terukur dan wawasan organisasi yang nyata, perusahaan dapat menciptakan solusi ruang kerja yang tangguh, mendukung kinerja bisnis, memperkuat citra merek, serta memastikan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News