Neon sign penunjuk arah ke ruang laktasi di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur.
Neon sign penunjuk arah ke ruang laktasi di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur.

Ruang Laktasi Idaman: Ada Kursi Pijat & Warna-warni

Properti hari ibu peringatan hari ibu air susu ibu
Rizkie Fauzian • 21 Desember 2018 05:05
Jakarta: Seiring tumbuhnya kesadaran pentingnya ASI bagi bayi, ruang menyusui menjadi fitur penting di gedung-gedung perbelanjaan dan perkantoran. Di ruang khusus ini para ibu dapat menyusui putra-putrinya di sela-sela aktivitasnya di luar rumah.
 
Sayangnya fasilitas ruang laktasi banyak yang belum cukup memenuhi kebutuhan ibu menyusui. Misalnya kurang layaknya tempat mencuci di dalam ruang laktasi.
 
"Selama ini cuma ada wastafel biasa, itu susah kalau mau membersihkan bayi. Sabun juga seharusnya disediakan meski kita selalu bawa. Selama ini yang disediakan hanya sabun cuci tangan saja," kata Teti Purwanti, ibu muda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ruang Laktasi Idaman: Ada Kursi Pijat & Warna-warni
Deretan bilik dalam ruang laktasi di sebuah gedung perkantoran di Jakarta Selatan. MI/Panca Syurkani
 
Selain itu, ruang laktasi juga seharusnya bukan jadi tempat khusus wanita. Kehadiran ayah juga bisa membantu saat ibu kesulitan membersihkan anak atau mengganti popok.
 
"Zaman sekarang kan semua orang suka nge-mall apalagi ibu-ibu pengennya bawa anak, biar mudah ya paling benar ada nursery," sambung Teti.

Lokasi ruang menyusui jangan susah dicari


Jumlah dan lokasi ruang laktasi juga sebaiknya mudah dijangkau. Tidak jarang hanya ada satu ruangan dalam gedung yang sangat besar dan terdiri beberapa lantai.
 
"Selama ini lokasinya pasti dekat toilet atau mojok-mojok gitu. Jadinya tidak mudah terlihat," ungkap Nisa Nuril Hida, pekerja salah satu perusahaan konsultan di Jakarta.

baca juga: Ruang menyusui nyaman dengan unsur alam


Sementara itu, desain dalam ruang laktasi yang terpenting adalah kenyamanan. Keberadaan kursi dan meja menjadi hal yang wajib ditemui dalam ruang laktasi.
 
"Desainnya harus nyaman buat busui dan anaknya, banyak kursi atau sofa serta tempatnya luas," ujar Raisa Adilla pegawai swasta.
 
Tak hanya itu, selain ruangannya harus nyaman, desainnya juga dibuat semenarik mungkin. Misalnya warna yang dipilih harus lebih riang dengan gambar-gambar yang lucu sehingga anak-anak menyukai berada di ruangan tersebut.
 
"Kalau bisa full colour ya. Ada disediakan air hangat dan pijet kaki," ujar Dwi Maulidyah, seorang ibu rumah tangga.
 


 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif