BP Tapera tawarkan bunga rendah. Foto: Shutterstock
BP Tapera tawarkan bunga rendah. Foto: Shutterstock

Manfaat, Syarat, dan Cara Mencairkan Tapera

Properti perumahan ruu tapera rumah tapak Penyediaan Rumah
Rizkie Fauzian • 20 Oktober 2020 16:10
Jakarta: Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) bertujuan untuk menghimpun dan menyediakan dana murah secara jangka panjang yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan.
 
Tapera dibentuk untuk memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta yang telah menabung atau menyimpan secara periodik. Uang yang sudah terkumpul nantinya bisa digunakan untuk membeli hunian.
 
Program Tapera berlaku mulai 2021. Untuk tahap pertama, Tapera baru dapat digunakan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan BUMN, BUMD, TNI-Polri, kemudian karyawan swasta, dan pekerja informal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bagi yang tertarik untuk menjadi peserta, berikut ini adalah manfaat, syarat, iuran dan cara mencairkan dana Tapera.

Manfaat Tapera

Program Tapera dapat dimanfaatkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki rumah layak dengan harga terjangkau. Tak hanya itu, Tapera juga menawarkan cicilan rumah kecil hanya lima persen.
 
Bagi yang sudah memiliki rumah, tak perlu khawatir karena dana Tapera dapat digunakan untuk merenovasi rumah. Selain itu, dananya juga bisa dialokasikan untuk investasi hari tua.

Syarat Membuat Tapera

1. Memiliki identitas seperti KTP, Kartu Keluarga, dan NPWP.
2. Belum memiliki rumah.
3. Usia minimal 20 tahun.
4. Telah menikah.
5. Memiliki penghasilan tetap maksimal Rp8 juta per bulan.
6. Mengisi formulir dengan lengkap.
7. Mendaftar di BP Tapera, kemudian akan diberikan nomor identitas.
8. Masa kepesertaan paling singkat 12 bulan.

Besaran Iuran Tapera

Peserta Tapera wajib untuk memberikan iuran kepada BP Tapera sebesar tiga persen dengan rincian 0,5 persen ditanggung oleh perusahaan dan sisanya 2,5 persen ditanggung oleh peserta.
 
Iuran ini biasanya akan dipotong secara langsung dari gaji peserta. Perusahaan wajib menyetorkan dana peserta pada tanggal 10 setiap bulannya ke bank atau rekening Tapera.
 
Dana Tapera nantinya akan disimpan oleh Bank Kustodian atau bank yang sudah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tidak semua bank dapat menyimpan dana Tapera, hal ini sengaja dilakukan untuk menjamin keamanan uang peserta.

Cara Mencairkan Tapera

Tapera dapat dicairakan melalui bank yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Bank yang telah ditunjuk menjadi bank kustodian adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI).
 
Dana Tapera hanya bisa dicairkan jika peserta telah pensiun, berumur 58 tahun, atau meninggal dunia. Dana Tapera juga dapat dicairkan jika peserta mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) minimal lima tahun.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif